KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Suasana seusai Salat Subuh di sejumlah masjid wilayah Kabupaten Kubu Raya dimanfaatkan jajaran Bhabinkamtibmas Polres Kubu Raya untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada anak-anak dan remaja. Momentum bulan suci Ramadan ini dijadikan ruang edukasi agar generasi muda tidak terlibat balap liar, perang sarung, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Polisi Jadi Sahabat Anak! Bhabinkamtibmas Polres Kubu Raya Cegah Balap Liar dan Perang Sarung Saat Ramadan
Kegiatan yang berlangsung usai sahur hingga menjelang Subuh itu bukan sekadar patroli biasa. Para Bhabinkamtibmas hadir menyapa, berdialog, dan memberikan pemahaman secara humanis kepada anak-anak agar segera kembali ke rumah setelah melaksanakan ibadah.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, menegaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan.
“Bhabinkamtibmas kami gencar melakukan pengamanan dan patroli subuh, khususnya selama bulan Ramadan. Namun yang kami kedepankan adalah pendekatan humanis. Kami ingin hadir sebagai sahabat anak, bukan semata-mata aparat penegak hukum,” ujar Ade dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).
Ade menjelaskan, fenomena balap liar dan perang sarung kerap terjadi usai sahur dan menjelang Subuh. Selain mengganggu ketertiban umum, aktivitas tersebut juga berisiko membahayakan keselamatan anak-anak itu sendiri.
“Setelah salat Subuh, anak-anak kami imbau untuk langsung kembali ke rumah. Jangan sampai mereka menjadi pelaku ataupun korban perang sarung dan balap liar. Risiko cedera, tawuran, hingga kecelakaan lalu lintas sangat besar,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Polisi, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk membina generasi muda agar tumbuh dalam lingkungan yang aman dan positif.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Nilai-nilai disiplin dan kebersamaan harus ditanamkan sejak dini,” lanjutnya.
Tak hanya menyasar anak-anak, Polres Kubu Raya juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi putra-putrinya, terutama pada waktu rawan selepas sahur hingga Subuh.
“Kami mengimbau orang tua agar memastikan anak-anaknya berada di rumah setelah ibadah. Peran keluarga sangat penting dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ade.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, lanjutnya, merupakan wujud nyata transformasi Polri yang semakin dekat dan terbuka. Polisi tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang membangun komunikasi dengan warga sejak dini.
Langkah preventif ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah tokoh masjid dan orang tua menyambut baik pendekatan persuasif yang dilakukan aparat, karena dinilai mampu menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.
Dengan patroli subuh dan edukasi yang konsisten, Polres Kubu Raya berharap Ramadan tahun ini berjalan aman, nyaman, dan penuh khidmat tanpa diwarnai aksi-aksi yang merugikan generasi muda.