
Harga Sembako Melonjak Jelang Ramadan, Bupati Sujiwo Sidak Pasar Bahagia dan Siapkan Langkah Tegas
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo turun langsung meninjau kondisi terkini harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Bahagia. Dalam wawancara usai peninjauan, Sujiwo mengungkapkan adanya lonjakan signifikan pada sejumlah komoditas menjelang Ramadan. (14/2/2026).
“Beberapa bahan pokok naik cukup tinggi. Bawang merah sudah di atas Rp70 ribu per kilogram. Bahkan ada komoditas seperti kentang dan wortel yang kenaikannya hampir 100 persen,” ujarnya.
Menurut Sujiwo, kenaikan harga menjelang Ramadan memang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan penambahan stok. Namun demikian, ia menegaskan pemerintah tidak boleh tinggal diam.
“Ini tugas negara, tugas pemerintah. Kalau pun naik, jangan sampai melambung terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil,” tegasnya.
Ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Barat untuk mencari solusi bersama guna menekan lonjakan harga dan menjaga stabilitas pasokan di pasar.
Selain memantau harga, Sujiwo juga menyoroti kondisi Pasar Bahagia yang dinilai cukup padat, baik dari sisi pedagang maupun pengunjung. Ia meminta penertiban segera dilakukan terhadap penggunaan badan jalan dan area parkir yang dinilai semrawut.
“Hari ini juga saya minta Kasat Pol PP lakukan penertiban. Area jalan dan parkir tidak boleh digunakan sembarangan. Parkir akan kita ambil alih melalui Dinas Perhubungan agar lebih tertib dan terkelola,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan parkir yang selama ini disewakan secara pribadi akan dievaluasi. Ke depan, pengelolaan tersebut akan diarahkan menjadi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menghilangkan mata pencaharian masyarakat yang bekerja di sektor tersebut.
“Silakan tetap bekerja, tapi pengelolaannya oleh pemerintah supaya tertib dan hasilnya juga bisa masuk sebagai PAD,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Sujiwo juga menanggapi keluhan pedagang terkait persoalan sampah. Ia meminta segera disiapkan bak sampah di titik yang representatif serta memastikan adanya petugas kebersihan yang rutin mengangkut sampah setiap hari.
“Saya minta Pak RT tunjukkan lokasi ideal untuk bak sampah. Area itu tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain. Kebersihan pasar harus kita jaga bersama,” katanya.
Sujiwo menegaskan seluruh langkah penataan pasar, pengendalian harga, hingga kebersihan akan mulai diproses dan direalisasikan segera. Ia bahkan menyatakan siap memimpin langsung koordinasi lanjutan guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.
“Kita progres mulai hari ini. Ini untuk kepentingan publik dan kenyamanan masyarakat Kubu Raya,” pungkasnya. (Tim Liputan)Editor : Aan