KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG) – Pemerintah Kabupaten Sintang resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Sintang melalui penandatanganan naskah perjanjian kerja sama di Ruang Kerja Bupati Sintang, Rabu (25/2/2026).
Gregorius Herkulanus Bala Teken Kerja Sama dengan Radio Republik Indonesia Sintang, Luncurkan Program “Bupati Menyapa”
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, bersama Kepala RRI Sintang, M. Fauzi Noor. Kerja sama ini menjadi dasar peluncuran program siaran “Bupati Menyapa” yang akan mengudara melalui Pro 1 RRI Sintang.
Bupati Sintang menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut sangat penting sebagai sarana penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas.
“Kami senang dengan kerja sama ini. Semoga program Bupati Menyapa bisa dimanfaatkan oleh OPD yang menjadi narasumber, dan masyarakat pendengar RRI Sintang dapat menggunakan program ini untuk menyampaikan informasi, saran, dan pendapatnya saat siaran berlangsung,” ujar Bala.
Ia juga menegaskan bahwa kepala OPD wajib bersedia menjadi narasumber sesuai jadwal yang akan ditentukan. Melalui program ini, setiap OPD diharapkan dapat menyampaikan data, informasi, serta kebijakan Pemkab Sintang secara terbuka kepada masyarakat.
“OPD saya persilakan menyampaikan informasi, data, dan kebijakan kepada masyarakat melalui RRI Sintang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala RRI Sintang, M. Fauzi Noor, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Sintang dalam menyebarluaskan informasi pembangunan.
“Jangkauan siaran RRI Sintang sangat luas, sehingga kerja sama ini pasti efektif sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat. Kami siap mempublikasikan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan Pemkab Sintang melalui program Bupati Menyapa,” jelas Fauzi.
Ia menambahkan, dengan semakin banyak masyarakat mengetahui program pemerintah, maka dukungan dan partisipasi publik terhadap pembangunan daerah akan semakin meningkat.
“Masyarakat bisa memberikan saran dan pendapatnya saat program berlangsung. Kami ingin berkontribusi dalam proses pembangunan di Kabupaten Sintang,” tambahnya.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Syukur Saleh, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyusun jadwal OPD yang akan menjadi narasumber dalam program tersebut.
“Kita jadwalkan setelah Lebaran 2026. Hari dan jamnya akan ditentukan kemudian. Program Bupati Menyapa akan disiarkan dua minggu sekali, artinya dalam satu bulan ada dua OPD yang mengisi. Kami berharap OPD yang ditunjuk menyiapkan data dan informasi dengan baik sebelum siaran,” terang Syukur.
Melalui program “Bupati Menyapa”, Pemkab Sintang berharap tercipta komunikasi dua arah yang lebih efektif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat transparansi serta akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah. (tim Liputan)
Editor : Aan