KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) –Walaupun cuaca diguyur hujan, semangat masyarakat tidak surut menghadiri penutupan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau yang berlangsung pada Rabu malam, 3 Februari. Penutupan acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditandai dengan pemukulan rabana sebagai simbol berakhirnya rangkaian Pesta Melayu Kabupaten Sekadau Tahun 2025.
Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau Resmi Ditutup Budaya Melayu terus dikukuhkan
Acara penutupan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH, MH, Raja Kesuma Negara Gusti Muhammad Efendi raja Sekadau unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, para kepala OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan juri, para peserta lomba, serta masyarakat Kabupaten Sekadau yang tetap antusias mengikuti kegiatan hingga akhir acara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH, MH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana, pengurus Majelis Adat dan Budaya Melayu (MABM/MAPN), para sponsor, pihak keamanan TNI dan Polri, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat dan terima kasih atas terselenggaranya Festival Melayu Ke-IV ini. Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Melayu Kabupaten Sekadau kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama beberapa hari pelaksanaan festival, masyarakat disuguhkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya, lantunan syair, pantun, serta semangat kompetisi yang tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa budaya Melayu tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kita melihat anak-anak muda dengan bangga mengenakan busana Melayu, menampilkan kreativitas seni, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Ini membuktikan bahwa semangat ‘Takkan Melayu Hilang di Bumi’ benar-benar nyata,” katanya.
Kepada para pemenang lomba, Wakil Bupati mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia berpesan agar tidak berkecil hati karena partisipasi mereka merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap budaya daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau, Abang Irwandi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, termasuk malam penutupan yang tetap berjalan dengan baik meski cuaca kurang bersahabat.
“Alhamdulillah, penutupan Festival Melayu Ke-IV berjalan lancar dan dihadiri Wakil Bupati Sekadau, Forkopimda, serta para kepala SKPD. Harapan kami ke depan, dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pihak terhadap kegiatan budaya seperti ini dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Penutupan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya serta kehadiran artis asal Pontianak, Ali Akbar, yang turut menghibur masyarakat.
Dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Wakil Bupati Sekadau secara resmi menutup Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau melalui pemukulan rabana, sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian Pesta Melayu Kabupaten Sekadau. (jm)
Editor : Aan