KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) — Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir secara penuh dalam menangani kasus yang melibatkan seorang siswa di salah satu sekolah di Kubu Raya. Kunjungan ke sekolah tersebut menjadi agenda prioritas setelah dirinya kembali dari kegiatan nasional di Jakarta. (6/2/2026).
Bupati Sujiwo Pastikan Negara Hadir Tangani Kasus Anak di Sekolah
Bupati Sujiwo menjelaskan saat peristiwa terjadi dirinya tengah menghadiri rapat nasional bersama Presiden RI serta menjalankan agenda pemerintahan lainnya. Setibanya di Kubu Raya, ia langsung turun ke lapangan untuk memastikan penanganan kasus berjalan dengan baik.
“Kunjungan ke sekolah ini menjadi prioritas utama saya. Kita ingin memastikan persoalan ini sudah ditangani dan kita serahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian,” ujar Sujiwo.
Menurutnya, meskipun proses hukum tetap berjalan, negara memiliki kewajiban memberikan perlindungan dan pembinaan karena yang bersangkutan masih berstatus anak di bawah umur. Pemulihan kondisi mental menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Penegakan hukum tetap berjalan, tetapi pembinaan dan perlindungan anak juga wajib dilakukan. Negara harus hadir menyelamatkan mental anak,” tegasnya.
Bupati Sujiwo mengungkapkan berdasarkan informasi awal dari pihak sekolah, anak tersebut selama ini dikenal memiliki perilaku, tata krama, dan prestasi akademik yang baik. Hal ini mendorong pemerintah daerah untuk mendalami lebih jauh faktor-faktor yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
“Saya justru tertantang untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Ini akan kami dalami bersama dinas terkait,” katanya.
Bupati Sujiwo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, berbagai peristiwa yang melibatkan anak, termasuk di daerah lain, harus menjadi refleksi bersama agar tidak bersikap apatis.
“Kita harus kembali menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap lingkungan. Kalau ada persoalan di sekitar kita, jangan diam. Laporkan kepada pemerintah desa atau pihak terkait,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Sujiwo memastikan pemerintah daerah akan memberikan pendampingan melalui dinas terkait, termasuk melakukan kunjungan langsung ke keluarga anak tersebut untuk melihat kondisi sosial dan ekonomi secara langsung.
“Ini akan kami dalami dengan serius. Pendampingan akan diberikan, dan kami juga akan turun langsung menemui keluarga,” pungkasnya.
Ia turut mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang telah menangani kasus tersebut secara profesional dan humanis. (Tim Liputan)
Editor : aan