BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang 2,5 Meter di Perairan Kalbar

Editor: Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK)  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Kalimantan Barat.

Dalam rilis resmi yang berlaku mulai 19 Februari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 22 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, BMKG memprediksi tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan.

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:

  • Perairan Sambas

  • Perairan Singkawang – Bengkayang

  • Perairan Pontianak – Mempawah

  • Perairan Kubu Raya

Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, pola angin di wilayah utara perairan Kalimantan Barat umumnya bertiup dari Barat Laut hingga Timur Laut, sedangkan di wilayah selatan bertiup dari Barat hingga Timur Laut dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 knot.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya:

  • Perahu nelayan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

  • Kapal tongkang, apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Masyarakat pesisir, nelayan, serta operator transportasi laut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas di laut.

Peringatan ini ditandatangani oleh Prakirawan BMKG, Risa Yurisna, di Pontianak pada 18 Februari 2026.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini