BMKG: Curah Hujan Kalbar Mulai Meningkat, Wilayah Pesisir Masih Berpotensi Rendah

Editor: Redaksi author photo

BMKG: Curah Hujan Kalbar Mulai Meningkat, Wilayah Pesisir Masih Berpotensi Rendah
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK)  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat merilis Prospek Iklim Dasarian Provinsi Kalimantan Barat yang berlaku pada periode 11–20 Februari 2026. Dalam rilis tersebut, BMKG menyebutkan bahwa curah hujan di Kalimantan Barat mulai menunjukkan peningkatan, meskipun sejumlah wilayah pesisir masih berpotensi mengalami curah hujan rendah.


Secara umum, curah hujan di Kalimantan Barat pada periode dasarian ini diprakirakan berada pada kisaran 51–150 mm per dasarian, dengan kategori rendah hingga menengah. Sifat hujan diprediksi berada pada kategori normal hingga atas normal.


BMKG mencatat, hasil monitoring hingga 10 Februari 2026 menunjukkan hari tanpa hujan (HTH) di Kalimantan Barat secara umum berada pada kategori sangat pendek, yakni 1–5 hari. Namun, HTH terpanjang tercatat selama 29 hari di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, dengan kategori panjang.


Dinamika Atmosfer Masih Mendukung Pembentukan Awan Hujan

BMKG menjelaskan, kondisi dinamika atmosfer saat ini masih cukup mendukung pembentukan awan hujan di Kalimantan Barat. Indeks ENSO berada pada angka -0,5 yang menandakan fase La NiƱa lemah, dan diperkirakan akan beralih menuju kondisi netral pada Februari hingga Maret 2026.


Sementara itu, Indeks Dipole Mode (IOD) tercatat +0,45 atau berada pada fase netral dan diprediksi akan bertahan hingga pertengahan tahun 2026. Anomali suhu muka laut di perairan sekitar Kalimantan Barat juga berada pada kondisi netral hingga lebih dingin dari normal, yang turut mendukung potensi hujan.


Meski fenomena MJO saat ini tidak aktif, BMKG memprakirakan anomali OLR di Kalimantan Barat cenderung negatif, yang menunjukkan potensi tutupan awan lebih tinggi di sebagian wilayah. Selain itu, angin baratan diprediksi masih aktif hingga April 2026.


Peluang Curah Hujan Tinggi di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan peluang curah hujan di atas 100 mm per dasarian dengan probabilitas lebih dari 70 persen berpotensi terjadi di sebagian wilayah Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Landak, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.


Sementara itu, wilayah Bengkayang, Kubu Raya, Mempawah, dan Kota Singkawang diprediksi masih memiliki peluang curah hujan di bawah 50 mm per dasarian, meskipun secara umum tren hujan mulai meningkat.


BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kategori waspada terhadap potensi curah hujan tinggi di wilayah Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, Sambas, dan Sanggau.


BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca, baik potensi hujan tinggi maupun kemungkinan munculnya titik panas di wilayah dengan curah hujan rendah. Masyarakat di daerah pesisir dan wilayah dengan potensi hujan rendah juga diingatkan untuk mulai menyiapkan cadangan air.


Informasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan perencanaan kegiatan operasional. BMKG juga mengingatkan bahwa prospek iklim dapat diperbarui sesuai dengan perkembangan kondisi atmosfer terkini. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini