Pisah Sambut Kadis Dikbud, Bupati Sintang Tekankan Pentingnya Pembaruan Data Pendidikan

Editor: Redaksi author photo

 Pisah Sambut Kadis Dikbud, Bupati Sintang Tekankan Pentingnya Pembaruan Data Pendidikan

KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG)
- Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, menghadiri acara pisah sambut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang yang berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026 pagi. Jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi diserahterimakan dari Yustinus J kepada Herkolanus Roni.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sekaligus acara perpisahan purna tugas bagi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang.


Pada kesempatan itu, Bupati Sintang menegaskan pentingnya pembenahan dan pembaruan data pendidikan di Kabupaten Sintang. Ia meminta kepala dinas yang baru untuk membangun komunikasi yang baik dengan seluruh kepala sekolah.


“Saya berharap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang baru dapat mengomunikasikan kepada seluruh kepala sekolah untuk memperbarui data sekolah, data siswa, serta kondisi guru dan tenaga pendidik di Kabupaten Sintang. Data yang akurat sangat penting agar pemerintah daerah dapat mengajukan pendanaan guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sintang,” pesan Bupati.


Selain itu, Bupati Sintang juga mengingatkan pentingnya kekompakan dan kerja sama antar ASN dalam menjalankan tugas.


“Saya mengingatkan agar seluruh ASN dapat bekerja secara kompak, saling bekerja sama, serta membangun komunikasi yang baik di lingkungan kerja masing-masing,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang yang baru, Herkolanus Roni, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan Bupati Sintang, khususnya dalam pembenahan data pendidikan.


“Kami siap bekerja sama, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan seluruh kepala sekolah di Kabupaten Sintang sesuai kewenangan Pemerintah Kabupaten Sintang. Data jumlah siswa, kondisi gedung sekolah, serta kondisi guru yang akurat sangat penting. Data tersebut hanya tersedia di masing-masing sekolah, sehingga komunikasi dengan para kepala sekolah menjadi kunci,” ujar Herkolanus Roni.(Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini