Bupati Sujiwo Tegaskan Evaluasi Pejabat Dilakukan Berkala, Disiplin Tak Sekadar Soal Jam Kerja

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo Tegaskan Evaluasi Pejabat Dilakukan Berkala, Disiplin Tak Sekadar Soal Jam Kerja
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan bahwa penilaian terhadap kinerja pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dilakukan secara menyeluruh dan berkala. Penilaian tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kedisiplinan waktu, tetapi juga disiplin dalam pengelolaan anggaran, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta tanggung jawab moral dan administratif lainnya.


Hal itu disampaikan Sujiwo usai pengukuhan, pelantikan, dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat di lingkungan Pemkab Kubu Raya, Senin (19/1/2026).


“Disiplin itu bukan hanya soal datang tepat waktu. Disiplin juga menyangkut penggunaan anggaran, ketaatan terhadap aturan, dan bagaimana menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab,” tegas Sujiwo.


Menurutnya, monitoring dan evaluasi kinerja pejabat dilakukan secara terus-menerus oleh pemerintah daerah, salah satunya melalui peran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama OPD terkait. Evaluasi tersebut juga menyasar pelaksanaan program strategis, termasuk penanganan stunting yang menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.


Sujiwo menegaskan bahwa pihaknya tidak harus menunggu masa dua tahun atau dua tahun enam bulan untuk melakukan pergantian jabatan apabila seorang pejabat dinilai tidak cakap atau tidak cocok dengan posisi yang diemban.


“Kalau dalam evaluasi ternyata tidak cakap, ya kita ganti. Jangan berpikir harus menunggu dua tahun. Aturannya ada, tapi evaluasi kinerja juga menjadi dasar utama,” ujarnya.


Ia mengibaratkan penempatan pejabat seperti menempatkan makhluk hidup di habitatnya. Jika tidak sesuai, maka kinerjanya tidak akan optimal.


“Jangan sampai kita lepaskan ikan ke darat lalu tenggelam. Kalau tidak cocok di satu tempat, kita carikan posisi lain yang sesuai dengan kapasitas dan potensinya,” jelasnya.


Sujiwo kembali menegaskan bahwa tidak ada jabatan kecil atau besar dalam birokrasi. Seluruh jabatan adalah amanah dan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


“Semua jabatan punya fungsi. Jabatan itu amanah, dan harus benar-benar dihayati,” pungkasnya. (tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini