Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Akhir Tahun: BMKG Prediksi Hujan Petir di Seluruh Wilayah Kalbar
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang akan melanda hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Berdasarkan rilis terbaru pada Minggu (28/12/2025), cuaca diprediksi akan didominasi oleh hujan intensitas sedang hingga hujan petir disertai angin kencang.
Analisis Cuaca Minggu (28/12) hingga Senin (29/12)
Kondisi cuaca untuk periode 28-29 Desember menunjukkan tren peningkatan curah hujan pada sore dan malam hari. Beberapa poin penting dalam rilis tersebut antara lain:
Hujan Petir Serentak: Wilayah seperti Sanggau, Sekadau, Sintang, dan Kapuas Hulu diprediksi akan mengalami hujan petir sejak pukul 16.00 WIB hingga malam hari.
Kondisi di Ibu Kota: Kota Pontianak dan Kubu Raya diperkirakan akan mengalami hujan sedang mulai siang hari, yang berlanjut hingga hujan petir pada dini hari.
Angin dan Kelembaban: Kecepatan angin tertinggi tercatat di wilayah Ketapang mencapai 31 km/jam dengan tingkat kelembaban udara mencapai 100% di hampir seluruh wilayah.
Prakiraan Lanjutan Selasa (30/12) hingga Rabu (31/12)
Menjelang malam pergantian tahun, potensi hujan petir masih mengintai beberapa wilayah strategis. Data menunjukkan:
Puncak Hujan Petir Dini Hari: Pada Selasa malam menuju Rabu dini hari, hujan petir diprediksi terjadi di wilayah Mempawah, Ketapang, Kayong Utara, hingga Kota Pontianak.
Variasi Suhu: Suhu udara berkisar antara 18°C hingga 34°C, dengan suhu terdingin terpantau di wilayah Kapuas Hulu.
Potensi Petir Tunggal: Khusus wilayah Kubu Raya dan Kota Pontianak, BMKG memberikan simbol peringatan petir (tanpa hujan) pada pukul 04.00 WIB di hari Rabu.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang dan hujan lebat.
Para pelaku perjalanan dan warga yang berencana merayakan momen akhir tahun di luar ruangan disarankan untuk terus memantau pembaruan cuaca (Tim Liputan)
Editor : Aan