Lampu Lalu Lintas Segera Terpasang, Bupati Sujiwo dan BPTD Kalbar Jawab Aspirasi Warga

Editor: Redaksi author photo

Bupati Sujiwo dan Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Barat, I Ketut Suhartana, S.SiT., M.T., Jawab Aspirasi Warga
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus menjawab aspirasi masyarakat seiring hampir rampungnya pembangunan Bundaran Gaforaya dan Benteng Mangrove yang diproyeksikan menjadi ikon dan daya tarik baru publik. (30/12/2025).


Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan, setelah kawasan tersebut selesai 100 persen, arus kunjungan masyarakat dipastikan meningkat. Karena itu, aspirasi warga terkait pemasangan lampu lalu lintas merah, kuning, dan hijau menjadi perhatian serius pemerintah.


“Ini aspirasi publik yang sangat rasional. Lampu lalu lintas penting untuk mengatur kendaraan, memudahkan penyeberang jalan, sekaligus meminimalisir kemacetan dan kecelakaan,” ujar Sujiwo.


Ia menyebut, koordinasi telah dilakukan bersama Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Barat, I Ketut Suhartana, S.SiT., M.T., yang memiliki kewenangan terkait pemasangan lampu lalu lintas di kawasan tersebut. Pemkab Kubu Raya juga akan segera mengirimkan surat resmi sebagai tindak lanjut.


Sementara itu, I Ketut Suhartana menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia menilai, hingga saat ini penataan lalu lintas di kawasan Bundaran Gaforaya berjalan baik dan tidak menimbulkan persoalan berarti.


“Banyak masyarakat yang bertanya soal lampu lalu lintas. Kami apresiasi karena sejauh ini penanganan yang dilakukan tidak memunculkan masalah. Ke depan tentu akan kami sesuaikan dengan kebutuhan dan peningkatan aktivitas lalu lintas,” jelas Ketut.


Menurut Ketut pemasangan lampu lalu lintas akan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus kendaraan.


Bupati Sujiwo menegaskan pembangunan Bundaran Gaforaya dan Benteng Mangrove bukan sekadar infrastruktur, tetapi bagian dari strategi menggerakkan ekonomi daerah. Keberadaan kawasan tersebut diharapkan berdampak pada sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, UMKM, dan dunia usaha di Kabupaten Kubu Raya.


“Ini tonggak agar Kubu Raya bisa tumbuh bersama, pemerintah hadir membuka ruang, ekonomi bergerak, dan masyarakat merasakan manfaatnya,” pungkas Sujiwo. (cc)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini