KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) — Bupati Kubu Raya Sujiwo turun langsung meninjau kondisi Jembatan Bintang Tujuh yang mengalami kerusakan serius dua hari lalu. Jembatan yang berada di kawasan strategis dan menghubungkan Dusun Merpati serta Desa Sungai Belidak ini dinilai sangat vital bagi aktivitas masyarakat.
Bupati Sujiwo Tinjau Jembatan Bintang Tujuh yang Ambrol, Pastikan Penanganan Cepat dan Efektif
“Jembatan ini potensial dan sangat urgent karena menjadi jalur utama warga. Penggunaannya cukup padat, dan ambrolnya kemarin langsung berdampak pada mobilitas masyarakat,” ujar Bupati Sujiwo saat meninjau lokasi, Jumat (31/10/2025).
Ia menjelaskan, jembatan tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 1999 dan kini usianya sudah mencapai 26 tahun. Besi-besi penopang utama yang sudah berkarat membuat struktur jembatan melemah hingga akhirnya ambrol.
“Ini dulu dibangun oleh seseorang pada tahun 1999. Sekarang besinya sudah keropos dan tidak lagi kuat menahan beban. Karena sifatnya mendesak, kami langsung ambil langkah cepat,” jelasnya.
Bupati Sujiwo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya segera menangani kerusakan itu melalui anggaran pemeliharaan tak terduga (PT). Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan jajaran keuangan untuk memastikan dana darurat segera dicairkan.
“Saya langsung bilang ke Pak Sekda dan Pak Gunawan dari keuangan untuk segera melihat ini. Karena sifatnya mendesak, tidak bisa ditunda. Kalau jembatan ini tidak segera diperbaiki, dampak transportasinya akan sangat besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengapresiasi kerja cepat jajaran di lapangan yang langsung melakukan penanganan sementara agar akses warga tidak sepenuhnya terputus. Ia memastikan, pembangunan jembatan pengganti akan segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat bisa kembali normal.
“Kita pastikan jembatan ini segera tertangani. Pemerintah daerah tidak tinggal diam karena ini menyangkut urat nadi ekonomi warga,” pungkas Sujiwo.
Dengan langkah cepat ini, Pemkab Kubu Raya menunjukkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang berpengaruh langsung pada kebutuhan dasar dan mobilitas warga. (cc)
Editor : Aan