KALBARNEWS.CO.ID (KAPUAS HULU) - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu semakin serius dalam mendorong digitalisasi keuangan di tingkat desa. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas Hulu turut hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penting yang membahas penerapan transaksi non-tunai di seluruh desa di wilayah tersebut.
Bapenda Terapkan Transaksi Non-Tunai untuk Mewujudkan Keuangan Desa yang Modern
Rakor ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Bank Kalbar dengan berbagai instansi pemerintah daerah, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Inspektorat. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang lebih modern dan efisien.
Tujuan utama dari penerapan transaksi non-tunai adalah, untuk mempermudah pemerintah desa dalam mengelola dan melaporkan keuangan. Dengan sistem non-tunai, setiap transaksi tercatat secara digital, sehingga meminimalisir risiko kesalahan pencatatan dan potensi penyalahgunaan anggaran.
Kepala Bapenda Kapuas Hulu Agustinus Stormandi S.E., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa transaksi non-tunai akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.
"Dengan adanya sistem ini, masyarakat dapat lebih mudah memantau penggunaan anggaran desa, sehingga partisipasi dan pengawasan publik semakin meningkat," ujarnya.
Selain itu, penerapan transaksi non-tunai juga diharapkan dapat mempercepat digitalisasi layanan keuangan di daerah. Masyarakat desa akan lebih familiar dengan penggunaan teknologi dalam bertransaksi, yang pada akhirnya akan meningkatkan inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.tutunya.(Dulhadi)
Editor : Aan