PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus, Ini Penjelasannya

Editor: Redaksi author photo
Foto Ilustrasi: Pemberlakuan PPKM Level 4 Di Perpanjang

KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) – Akhirnya Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Ia mengatakan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat(PPKM) Level 4 itu berlaku untuk 95 kabupaten dan kota di Jawa dan Bali.

Hal tersebut disampaikan Luhut dalam keterangan yang disampaikan secara virtual, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi juga menjelaskan apa yang dibolehkan dan yang dilarang melakukan nkegiatan pada PPKM Level 4 tersebut, Jakarta, Minggu Malam (25/07/2021).

Pertama, pasar rakyat yang menjual sembako dan kebutuhan sehari-hari bisa beroperasi seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat, sementara pasar rakyat yang menjual komoditas lain diizinkan buka dengan maksimal kapasitas 50% sampai pukul 15.00. Pengaturan lebih rinci diserahkan kepada pemerintah daerah.

“Saya minta pemda mengatur betul supaya jangan sampai terjadi kerumunan dan mengakibakan klaster baru,” kata Luhut.

Kedua, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen voucher telepon seluler, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, jasa cuci kendaraan, dan usaha kecil sejenis diperbolehkan buka hingga pukul 21.00, diatur oleh pemda.

Ketiga, restoran, lapak jajanan, dan usaha kuliner lain yang punya ruang terbuka diizinkan buka sampai pukul 20.00 dan membolehkan pengunjung makan-minum di tempat paling lama 20 menit.

“Transportasi umum, taksi konvensional dan online, kendaraan sewa atau rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 50% dengan protokol kesehatan ketat,” kata Luhut.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan juga mengatakan PPKM level 3 diterapkan di 33 kabupaten dan kota di Jawa dan Bali

Di wilayah itu, industri berorientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi dengan pengaturan shift, di mana setiap shift dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal staf 50% di fasilitas produksi dan pabrik.

“Jika beroperasi dengan dua shift, maka dalam satu hari dapat mengoperasikan dengan kapasitas maksimal 100% staf di fasilitas produksi dan pabrik,” Pungkas Luhut. (tim liputan).

Editor : Taufik

 

Share:
Komentar

Berita Terkini