![]() |
Tersangka S (33) Bersama Barang Bukti Diamankan Aparat Gabungan |
KALBARNEWS.CO.ID (SANGGAU) – Tim Gabungan bersama Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas berhasil menggagalkan penyelundupan 2 Paket Narkotika Golongan I Jenis Sabu-Sabu seberat 1, 702 Kg berserta tersangka S (33) Warga Pontianak di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Rabu (05/05/2021).
Satgas
Pamtas Yonif 642/Kps yang bekerja sama dengan Posda Sanggau Binda Kalbar, Tim 3
Satgas Kapuas BAIS TNI, Unit Intel Kodim 1204/Sgu, BNN Kab. Sanggau, Subdit 3
Ditresnarkoba Polda Kalbar dan Subsie Intelijen Cabjari Entikong mengamankan
satu orang WNI berinisial S (33) warga Pontianak yang kedapatan akan menyelundupkan
sabu ke wilayah Indonesia.
Hal tersebut
disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa, Ia
menjelaskan, sabu seberat 1,702 Kg berhasil digagalkan masuk ke wilayah
Indonesia oleh Tim Gabungan pada tanggal 2 Mei 2021 sekitar pukul 21.30 WIB di
Dusun Kenaman.
"Terungkapnya
kasus ini merupakan hasil pengembangan dari informasi yang diperoleh Tim
Gabungan Satgas Pamtas Yonif 642/Kps dan stakeholder lainnya," terang
Dansatgas.
"Kemudian
penjabaran dari penekanan Pangkoops serta Dankolakops tersebut,
diimplementasikan dengan pelaksanaan Pengumpulan Informasi dari Satgas Intel
yang berada di wilayah perbatasan, serta Analisa lebih lanjut yang dilakukan
serta didukung dengan kerja keras dari Tim Gabungan," kata Dansatgas.
Selanjutnya
Dansatgas mengatakan, Tim Gabungan melaksanakan pemeriksaan terhadap pelaku
berinisial S ditemukan 2 Paket Narkotika Golongan I jenis sabu-sabu dengan
berat bruto 1,702 Kg yang dibungkus dalam kemasan Teh Cina Merk "Qing
Shang".
"Saya
mewakili Pangkoops serta Dankolakops mengucapkan terimakasih kepada seluruh
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 642 Kapuas beserta Tim Gabungan yang memiliki
integritas serta dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas diperbatasan
ini," ucap Dansatgas.
Letkol Inf
Alim Mustofa menegaskan sinergitas antara Satgas Pamtas dengan Satgas Intelijen,
Satgas Teritorial, BNN Provinsi Kalbar, Polda Kalbar dan seluruh Stakeholder
yang berada di perbatasan, semakin erat terjalin untuk bersama-sama menjaga
wilayah perbatasan RI-Malaysia dari segala bentuk kegiatan ilegal khususnya
Narkoba.
"Untuk
penyelidikan lebih lanjut, kasus ini kami limpahkan kepada pihak Subdit 3
Ditresnarkoba Polda Kalimantan Barat,” pungkas Letkol Inf Alim Mustofa. (Sumber
: Pendam XII/Tpr).
Editor : Aan