-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Terima Tiga Pucuk Senjata Api Dari Warga Sambas, Ini Yang Dilakukan Satgas Pamtas 642

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (SAMBAS) - Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas menerima tiga pucuk senjata api rakitan laras panjang dari warga perbatasan wilayah Kabupaten Sambas. Penyerahan senjata tersebut berkat Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas sehingga terjadinya hubungan baik dengan masyarakat, Kamis (11/02/2021).

Ketiga senjata api rakitan tersebut dua jenis lantak dan satu jenis bowmen, yang diserahkan secara sukarela oleh warga atas nama Budi, Dermatus dan Joko. Kepada personel Pos Camar Bulan, Berjongkong dan Pos Gabma Sajingan, pada Rabu kemarin.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Pos Kotis Entikong, Sanggau mengatakan, penyerahan tiga senjata api rakitan yang dilakukan oleh warga berkat terjadinya hubungan yang baik antara personel Satgas dengan warga.

Sehingga, lanjut Dansatgas, keberadaan Satgas Pamtas Yonif 642/Kps di daerah penugasan sangat dirasakan di tengah-tengah masyarakat. Meskipun baru berjalan sekitar empat bulan lebih bertugas.

"Dengan diserahkannya senjata api oleh warga, guna menghindari hal tidak diinginkan terjadi, Satgas Pamtas Yonif 642/Kps terus memberikan edukasi melalui sosialisasi tentang bahaya memiliki senjata api tanpa izin, yang sudah diatur dalam undang-undang kepada warga," terang Dansatgas mengatakan.

Selanjutnya, ketiga pucuk senjata api rakitan jenis lantak dan bowmen tersebut diamankan di Pos Kotis Entikong untuk dilaporkan kepada Komando Atas. (tim liputan).

Editor : Aan

 

Komentar Anda

Berita Terkini