-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Sutikno: Akibat Asap Kabut , Jarak Pandang Supadio Terganggu, Ini Penyebabnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah di kalimantan barat menyebabkan terganggunya jarak pandang di Bandara Supadio Pontianak, kini jarak pandang hanya berkisar 1000 hingga 4000 meter yang terjadi pada pukul 14.00 wib sampai 04.00 dini hari, jarak pandang yang terganggu ini pun sudah di rasakan sejak 10 Februari lalu, Selasa (16/02/2021).

Hal tersebut disampaikan Subkoordinator Data dan Informasi Stamet Supadio Pontianak, Sutikno ketika ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya.

Sutikno Subkoordinator Data dan Informasi Stamet Supadio Pontianak menyebut akibat kebakaran hutan dan lahan bmkg mencatat jarak pandang di bandara internasional supadio pontianak sudah mengalami gangguan sejak 10 februari lalu.

Sejak beberapa waktu terakhir kabut asap sudah meyelimuti sejumlah wilayah di kalimantan barat, diakibatkan oleh kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah titik, hingga selasa sore bmkg supadio mencatat ada 49 titik api dan tertinggi ada pada Kabupaten Kubu Raya yakni 29 titik.

"Jarak pandang tersebut kini hanya berkisar 1000 hingga 4000 meter yang terjadi pada pukul 14.00 wib sampai 04.00 dini hari, " Jelasnya. 

Sutikno menambahkan jika dalam seminggu kedepan curah hujan masih rendah dan potensi mudahnya kebakaran hutan dan lahan ini di prediksi hingga tanggal 20 februari mendatang dengan status mudah dan sangat mudah terbakar. (bian).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini