-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Hendro Saky: Bayi Mungil itu bernama JMSI

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (ACEH) - Satu tahun usia Jaringan Media Siber Indonesia atau JMSI. Organisasi perusahaan pers, yang kelahirannya dibidani oleh sejumlah insan pers dari penjuru nusantara itu, dilahirkan dalam sebuah prosesi sederhana. Dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi tempat dan saksi peristiwa bersejarah tersebut, pada 8 Februari 2020.

Dan kini, 8 Februari 2021, persis bayi mungil bernama JMSI itu berumur setahun. Usia yang seumur jagung. Namun, organisasi ini terus mengepakkan sayap seantero bumi nusantara. Berbenah, dan terus mengepakan sayapnya untuk tumbuh dan berkembang menjadi wadah perusahaan pers yang sehat, dan diakui keberadaannya.

Dibawah asuhan ketua Umum Teguh Santosa, dan Sekretaris Jenderal, Mahmud Marhaba, JMSI sebagai bayi mungil, semakin tumbuh dan besar. Legalitaspun telah diakui oleh negara, yakni Dewan Pers, sebagai sebuah lembaga independen yang berfungsi mengembangkan dan melindungi kehidupan pers di Indonesia.

Walau telah tercatat secara administrasi di Dewan Pers. JMSI butuh legalitas yang kuat, yakni harus mampu menunjukkan bukti keberadaannya secara faktual, agar dapat segera menjadi keluarga besar dengan kata lain, konstituen Dewan Pers.

Dibawah komando Teguh Santosa, yang memiliki reputasi dan dan segudang jejak, tentu hal tersebut bukanlah hal sulit, namun juga tidak mudah, sebab, keberdaan struktur di daerah, menjadi kunci penting suksesnya JMSI. Dan pastinya, tokoh sentral lainnya, Mahmud Marhaba selaku sekretaris jenderal, akan memperkokoh semangat itu.

Bayi mungil JMSI, diharapkan akan terus tumbuh dan membesar, agar dapat menjadi wadah yang representatif menaungi ratusan ribu perusahaan siber yang saat ini terus tumbuh dipenjuru nusantara.

Keberadaan JMSI, sebagai induk organisasi perusahaan siber, diusianya yang relatif bayi itu, pastinya akan berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara, dengan ikut serta membangun iklim dan ekosistem pers yang sehat.

Dengan memiliki ratusan anggota, dan puluhan struktur pengurus daerah, bayi mungil bernama bernama JMSI itu, dipastikan akan senantiasa tumbuh, besar dan berkembang menjadi organisasi pers yang kredibel, transparan, dan menjadi instrumen penting bagi sehatnya perusahaan pers yang tergabung didalamnya.

Sebab, kita percaya, keradaan pers yang sehat, sangat dipengaruhi oleh perusahaan pers yang sehat, dan tentu saja, kesemua hal tersebut dapat diwujudkan, jika JMSI sebagai wadah dan organisasi memiliki ketangguhan dalam menjalankan misinya.

Diusianya yang kita telah menanjak setahun, JMSI harus mensejajarkan diri dengan organisasi perusahaan siber serupa yang telah terlebih dahulu lahir. Dan hal tersebut tentu hanya dapat terwujud melalui kekompakan, soliditas dan kebersamaan dibawah satu komando bersatu kita Teguh, bersama kita Sentosa.

Selamat Ulang Tahun JMSI-ku, jaya selalu.** (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini