-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Desa Sungai Raya Dalam Akui Belum Tuntaskan Usulan Masyarakat, Ini Penyebabnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pembangunan yang ada di Desa Sungai Raya Dalam ini yang menggunakan dari dana APBdes ditahun 2020 sudah dilaksanakan, namun  masih belum maksimal, masih ada wilayah Desa yang belum mendapatkan pembangunan, dikarenakan anggaran tersebut ada yang dipangkas  untuk membantu masalah Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Sungai Raya Dalam H Khairil Anwar SH, Kepala Desa Sungai Raya Dalam ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga masyarakat di Desa Sungai Raya Dalam.

Khairil Anwar mengatakan seharusnya APBDes bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana Kegiatan sesuai usulan masyarakat namun karena adanya pemangkasan anggaran dalam upaya penanganan Covid-19 maka ada beberapa kegiatan yang belum bisa dilaksanakan pada tahun 2020.

“Pembangunan yang ada di Desa Sungai Raya Dalam ini yang kita gunakan dari APBdes di tahun 2020 memang sudah dilaksanakan  namun  masih ada yang belum mendapatkan pembangunan diwilayahnya, dikarenakan anggaran tersebut ada yang dipangkas  untuk membantu masalah Covid-19,” jelasnya.

“Saya atas nama Kepala Desa meminta maaf kepada masyarakat oleh karena anggaran Desa kita terbatas untuk melakukan pembangunan di wilayahnya,” tambahnya lagi.

Kepala Desa Sungai Raya Dalam H Khairil Anwar SH mengatakan karena ada warga  yang mengajukan anggaran di tahun 2020 yang lalu belum bisa dipenuhi untuk membangunan infrastruktur diwilayahnya masing-masing, karena anggaran desa yang bersumber dari APBdes tersebut dipangkas dan diwajibkan untuk digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19.

Kepala Desa Sungai Raya Dalam H Khairil Anwar SH menjelaskan Anggaran Desa tersebut dipergunakan untuk BLT Covid-19 masyarakat di Desa Sungai Raya Dalam sebanyak 200 orang dan bantuan BLT untuk selama 6 enam bulan dan mendapat  Rp 600 ribu rupiah dan 3 bulannya disalurkan sebesar Rp300 ribu rupiah.

“Alhamdulillah kita sudah bisa menyalurkan sesuai dengan kemampuan anggaran Desa Sungai Raya Dalam,” pungkas Khairil Anwar. (lei).

Editor : Aan

 

Komentar Anda

Berita Terkini