-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Heboh Penemuan Mayat Gantung Diri Di Desa Balai Sebut Sanggau, Ini Kronolgisnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (SANGGAU) - Warga Dusun Balai sebut Desa Balai Sebut Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan Adanya Sosok Pria di temukan Gantung Diri, Jumat (29/01/2021).

Kapolsek Polsek Jangkang Iptu Efendi, membenarkan bahwa adanya kejadian tersebut.

“Benar bahwa Ada Warga Dusun Balai sebut Desa Balai sebut, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Duga bunuh diri dengan cara gantung diri dirumahnya,” ujar Kapolsek Jangkang.

Dirinya juga menambahkan bahwa Polsek Jangkang telah menerima Informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi ditemukan Mayat seorang laki-laki dalam kondisi bergantung menggunakan seutas tali tambang plastik dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Setelah Mendapat Informasi tersebut selanjutnya Kapolsek Jangkang berserta anggota melakukan pengecekan di TKP,” tambah Kapolsek.

Iptu Efendi menjelaskan bahwa kronologis kejadian tersebut pada hari Jumat, 29 Januari 2021 sekira pukul 09.00 Wib mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah salah satu warga mencium bau menyengat (Bau Busuk), kemudian Kapolsek Jangkang bersama anggota Polsek jangkang dan tim kesehatan (Puskesmas Jangkang) melakukan pengecekan di TKP.

 “Setelah di TKP di dampingi Kadus Balai Sebut, ketua RT dan 1 (satu) orang warga Busrah mengetahui bahwa rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, kemudian membongkar pintu rumah milik AJ.

Setelah pintu berhasil di dobrak di melihat AJ sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi gantung diri di dalam kamar dengan seutas tali tambang plastik dengan panjang kurang lebih 1 meter yang melingkar dileher. Kemudian korban di turunkan langsung di lakukan pemeriksaan oleh Tim dari kesehatan (Puskesmas Jangkang),” tuturnya.

Kapolsek juga menambahkan bahwa dari permintaan keluarga jenazah korban langsung di makamkan dikarena melihat mayat sudah lebam atau membiru di mana keluaraga warga sekitar sudah tidak melihat korban keluar rumah selama 3 hari. (Acil).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini