-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Waspadai Bencana Polres Kubu Raya Gelar Apel Konsolidasi Lintas Sektor, Begini Penjelasanya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Guna Mengantisipasi potensi bencana alam akibat Fenomena La Nina, Kepolisian Resor Kubu Raya menggelar Apel Konsolidasi lintas sektoral di Halaman Polres Kubu Raya, Jumat (06/11/2020) pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan didampingi Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana dan Ketua DPRD, Agus Sudarmansyah.

Dalam amanatnya, Muda Mahendrawan mengungkapkan analisis BMKG Provinsi Kalimantan Barat, di mana pada akhir tahun 2020 khususnya Oktober hingga Desember dan awal 2021 Januari hingga Februari akan terjadi peningkatan akumulasi curah hujan yang tinggi, Hal itu terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

“Dampak la nina tersebut mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, ia menyatakan pentingnya kesiapan pemerintah daerah bersama TNI/Polri dan elemen terkait lainnya. Kesiapan tersebut berkaitan dengan personel, peralatan, dan manajemen bencana. Kesemua itu, menurutnya, merupakan bentuk kesiapsiagaan untuk menghindari ancaman bencana yang menimbulkan kerugian.

“Manajemen bencana adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan,” terangnya.

Selain kesiapan unsur-unsur pimpinan daerah, dirinya menyebut satu tugas penting yakni menyiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana. Menurutnya masyarakat harus memahami risiko dan penanganan bencana di lingkungan masing-masing. Sebab penanggulangan bencana selalu mengutamakan partisipasi masyarakat.

“Karena pada prinsipnya setiap masyarakat mempunyai hak untuk ikut serta dalam pembuatan keputusan melalui intermediasi dan legitimasi yang mewakili kepentingannya,” jelasnya.

Muda berharap apel konsolidasi kesiapan menghadapi bencana tak hanya seremonial. Namun menjadi momen penting untuk meningkatkan koordinasi terkait penanganan bencana. Sebab meski dapat diprediksi, kapan datangnya bencana tidak pernah dapat diketahui secara pasti.

“Untuk itu kesiapan personel maupun peralatan harus selalu kita siapkan dan dicek dan ricek kondisinya. Hal itu agar pada saat terjadi bencana dapat langsung bergerak sesuai dengan situasi di lapangan,” pesannya.

Muda menegaskan sikap antisipatif terhadap bencana harus dibudayakan. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan yang baik.

“Penyusunan strategi, rencana kontijensi, dan rencana aksi serta standar operasional prosedur dalam menghadapi bencana merupakan perwujudan kesiapan pemerintah daerah bersama TNI/Polri dan masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” terangnya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana mengatakan apel konsolidasi digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan merespons fenomena terkini. Di mana di wilayah Jawa sejumlah bencana telah terjadi.

“Kita antisipasi di Kalimantan Barat khususnya Kubu Raya,” ujarnya.

Yani menyatakan upaya antisipasi didahului dengan memastikan kesiapan sumber daya manusia. Baik dari unsur TNI, kepolisian, mau pemangku kepentingan lainnya. Termasuk sumber daya alat berupa peralatan-peralatan yang dibutuhkan.

“Kita tahu di beberapa titik di tempat kita seperti di Sungai Ambawang misalnya, sering terjadi puting beliung. Ini harus kita antisipasi bersama melalui kesiap siagaan ini,” katanya. (bian).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini