-->

BREAKING NEWS

HUJAN DISERTAI ANGIN KENCANG LANDA BEBERAPA DAERAH DI KABUPATEN KUBU RAYA DAN KOTA PONTIANAK, HARI INI, RABU 903/03/2021) SEJUMLAH WARTAWAN KUBU RAYA IKUTI VAKSIN COVID-19 TAHAP PERTAMA DI KABUPATEN KUBU RAYA, WAKIL BUPATI KUBU RAYA, SUJIWO DIDAMPINGI ISTRI, ANGGOTA DPR RI DAPIL KALBAR, MARIA LESTARI DAN KETIA DPRD KAB KUBU RAYA BESERTA PENGURUS GAB ORGANISASI WANITA KAB KUBU RAYA LAKUKAN PANENRAYA TOMAT DI BALAI BENIH PDI-P KALBAR JALAN ARTERI SUPADIO, ANGGOTAA DPD RIDAPIL KALBAR, YANG JUGA KETUA IKBM KALBAR, H SUKIRYANTO HADIRI KEGIATAN UPGREDING MWCNU KECAMATAN KUALA MANDOR B DI PONPES AL-IKHLAS, ANGGOTA DPR RI DAPIL KALBAR DARI PARTAI GOLKAR, MAMAN ABDURAHMAN, ST MINTA PEMBAKAR LAHAN DAN HUTAN DITINDAK TEGAS, HUJAN MULAI MENGUYUR BEBERAPA WILAYAH DI KABUPATEN KUBU RAYA, SEPERTI DI KECAMATAN RASAU JAYA, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KECAMATAN SUNGAI KAKAP DAN KEC SUNGAI AMABAWANG, DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Waspadai Bencana Polres Kubu Raya Gelar Apel Konsolidasi Lintas Sektor, Begini Penjelasanya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Guna Mengantisipasi potensi bencana alam akibat Fenomena La Nina, Kepolisian Resor Kubu Raya menggelar Apel Konsolidasi lintas sektoral di Halaman Polres Kubu Raya, Jumat (06/11/2020) pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan didampingi Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana dan Ketua DPRD, Agus Sudarmansyah.

Dalam amanatnya, Muda Mahendrawan mengungkapkan analisis BMKG Provinsi Kalimantan Barat, di mana pada akhir tahun 2020 khususnya Oktober hingga Desember dan awal 2021 Januari hingga Februari akan terjadi peningkatan akumulasi curah hujan yang tinggi, Hal itu terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

“Dampak la nina tersebut mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, ia menyatakan pentingnya kesiapan pemerintah daerah bersama TNI/Polri dan elemen terkait lainnya. Kesiapan tersebut berkaitan dengan personel, peralatan, dan manajemen bencana. Kesemua itu, menurutnya, merupakan bentuk kesiapsiagaan untuk menghindari ancaman bencana yang menimbulkan kerugian.

“Manajemen bencana adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan,” terangnya.

Selain kesiapan unsur-unsur pimpinan daerah, dirinya menyebut satu tugas penting yakni menyiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana. Menurutnya masyarakat harus memahami risiko dan penanganan bencana di lingkungan masing-masing. Sebab penanggulangan bencana selalu mengutamakan partisipasi masyarakat.

“Karena pada prinsipnya setiap masyarakat mempunyai hak untuk ikut serta dalam pembuatan keputusan melalui intermediasi dan legitimasi yang mewakili kepentingannya,” jelasnya.

Muda berharap apel konsolidasi kesiapan menghadapi bencana tak hanya seremonial. Namun menjadi momen penting untuk meningkatkan koordinasi terkait penanganan bencana. Sebab meski dapat diprediksi, kapan datangnya bencana tidak pernah dapat diketahui secara pasti.

“Untuk itu kesiapan personel maupun peralatan harus selalu kita siapkan dan dicek dan ricek kondisinya. Hal itu agar pada saat terjadi bencana dapat langsung bergerak sesuai dengan situasi di lapangan,” pesannya.

Muda menegaskan sikap antisipatif terhadap bencana harus dibudayakan. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan yang baik.

“Penyusunan strategi, rencana kontijensi, dan rencana aksi serta standar operasional prosedur dalam menghadapi bencana merupakan perwujudan kesiapan pemerintah daerah bersama TNI/Polri dan masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” terangnya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana mengatakan apel konsolidasi digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan merespons fenomena terkini. Di mana di wilayah Jawa sejumlah bencana telah terjadi.

“Kita antisipasi di Kalimantan Barat khususnya Kubu Raya,” ujarnya.

Yani menyatakan upaya antisipasi didahului dengan memastikan kesiapan sumber daya manusia. Baik dari unsur TNI, kepolisian, mau pemangku kepentingan lainnya. Termasuk sumber daya alat berupa peralatan-peralatan yang dibutuhkan.

“Kita tahu di beberapa titik di tempat kita seperti di Sungai Ambawang misalnya, sering terjadi puting beliung. Ini harus kita antisipasi bersama melalui kesiap siagaan ini,” katanya. (bian).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini