-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Sujiwo Imbau Masyarakat Tak Abaikan Gejala Covid-19

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pasca dinyatakan sembuh dari Covid-19, Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo kini sedang menjalani pemulihan kondisi kesehatanya. Sujiwo mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala Covid-19. Ia berujar, pengabaian terhadap gejala Covid-19 dapat memperparah kondisi sebagaimana yang sempat dialaminya belum lama ini.

"Saya mengimbau masyarakat yang merasakan gejala-gejala korona untuk segera melapor ke tenaga kesehatan atau rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Jangan sungkan melapor karena jika terlambat, malah akan mengakibatkan kondisi penyakit semakin parah," kata Sujiwo saat diwawancarai di kediamannya di Sungai Raya Dalam Pontianak, Jumat (06/11/2020) siang.

Sujiwo mengungkapkan, pengalaman dirinya yang tak begitu menghiraukan gejala klinis saat awal-awal terpapar virus korona harus dijadikan pelajaran. Seperti diketahui, pada awal mula terinfeksi, Sujiwo meyakini kekebalan tubuhnya bisa melawan virus tersebut. Bermodalkan keyakinan itu, Ia pun menjalani isolasi mandiri di kediamannya. Dirinya optimis kalau penyakit yang dialaminya akan sembuh dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Beberapa hari menjalani isolasi, gejala yang dirasakan Sujiwo kian parah. Ia lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Oleh tenaga kesehatan rumah sakit, dirinya diberi tahu kalau penyakit akibat virus di tubuhnya sudah semakin parah karena terlambat mendapat penanganan secara medis.

"Jangan seperti saya yang termasuk terlambat karena awalnya saya yakin bisa saya lawan dengan imun dan semangat yang saya miliki. Itu ternyata tidak cukup dan akhirnya mengakibatkan kondisi saya semakin parah hingga harus dirawat intensif selama hampir satu bulan," ungkapnya.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat ini pun tidak ingin pengalamannya terinfeksi virus korona turut dirasakan oleh orang lain. Untuk itu, Ia pun mengajak masyarakat untuk betul-betul disiplin menaati protokol kesehatan, seperti memakai masker, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini