-->

BREAKING NEWS

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Midji Kecewa dan Siap Perkarakan Mahasiswi Yang Cacimaki Dirinya !!!

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Aksi demonstrasi yang dilakukam oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Untuk Amanat Penderitaan Rakyat (AMPERA) dan lakukan aksinya di depan Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Selasa kemarin (10/11/2020) berbuntut panjang.

Orasi salah satu mahasiswi dan tersebar di media sosial yang mencaci maki Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji  membuat Gubernur Kalimantan Barat itu tidak terima atas apa yang telah disampaikan mahasiswi tersebut ke pada dirinya.

Sutarmidji menjelaskan bahwa bukan tidak bisa menemui para mahasiswa yang melakukan aksi,  tetapi dikarenakan dirinya menjadi pemateri di salah satu acara yang tidak dapat di tinggalkan, dirinya pun  menyayangkan penyampaian aspirasi tersebut yang dibarengi dengan kata-kata yang tidak pantas.

"Saya akan laporan perbuatan tersebut kepada pihak yang berwajib karena itu adalah hak saya," ungkapnya dengan sangat marah.

Midji menambahkan dengan adanya hal ini bisa menjadi pelajaran untuk masyarakat agar tidak berbuat semaunya, dirinya pun menegaskan akan segera melaporkan mahasiswi tersebut.

"Pokoknya, kita ketemu di pengadilan dan tidak ada kata damai, terkecuali dia meminta maaf secara terbuka di depan masyarakat Kalbar, " tegasnya. (bian).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini