-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

3 Hari Menghilang Bocah Lima Tahun Di Temukan Di Sungai Dalam Keadaan Meninggal

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (SANGGAU) - Marianus Ivo bocah berusia lima tahun yang dinyatakan hilang sejak hari Rabu kemarin (09/09/2020) telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari ketiga pencarian oleh tim SAR gabungan, korban ditemukan 400 meter dari lokasi tenggelam, Jumat (11/09/2020).

Hal ini disampaikan Kepala SAR Pontianak, Yopi Haryadi dan menghimbau menghimbau kepada masyarakat dan orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak khususnya saat berada di sekitaran sungai.

"Mengingat akhir-akhir ini cuaca  cenderung hujan disertai angin kencang, sebaiknya  anak-anak untuk menjauhi tempat tersebut karena sewaktu-waktu debit air dapat meningkat dengan cepat dan dapat membahayakan keselamatan," ungkap Yopi Haryadi.

Korban yang tenggelam pada saat mandi di Sungai Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau kini telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia kemudian diserahkan kepada keluarga. (bian).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini