-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Pemda Ketapang Akan Lanjutkan Pemugaran Situs Sejarah Makam Kerajaan Tanjung Pura

Redaksi author photo
KALBARNEWS.CO.ID (KETAPANG) – Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang akan lanjutkan pemugaran situs Sejarah Makam Kerajaan Tanjung Pura dan bangun Jembatan Pawan VI, Tanjung Pura merupakan situs sejarah, tonggak sejarah, cikal bakal wujudnya Kabupaten Ketapang yang layak untuk dipertahankan, dirawat, dijaga dan dilestarikan.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang telah sepakati akan terus gelontorkan dana untuk pemugaran Makam Kerajaan Tanjung Pura pada tahun-tahun yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati, Martin Rantan, SH.,M.Sos pada acara pengukuhan Dewan Mangku Ikatan Keluarga Kerajaan Matan Tanjung Pura (DM IKKRAMAT) masa bhakti 2019-2024 di Keraton Tanjung Pura, Minggu (02/08/2020).

Acara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Sekda Ketapang, Ketapang, Kapolres, Kajari, Kasdim sebagai perwakilan Dandim, dan seluruh Forkompimda Kab. Ketapang.

Martin Rantan menjelaskan kedekatan Keluarga dirinya dengan Dewan Mangku Ikatan Keluarga Kerajaan Matan Tanjung Pura (DM IKKRAMAT) sudah ada sejak dahulu sehingga ikatan emosional tidak akan pernah hilang.

Bupati mengatakan bahwa hubungan baik sesama elemen bangsa harus tetap dipertahankan, falsafah dari Bhinneka Tunggal Ika harus diejawantahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain daripada itu, argumentasi logis dari harus adanya pelestarian berkesinambungan dari Makam Tanjung Pura menurut Bupati adalah karena Tanjung Pura sendiri merupakan ikon penting yang sarat dengan makna sejarah Ketapang, yang layak dijadikan sebagai destinasi wisata, baik wisata sejarah maupun religi yang nantinya akan berdampak secara sosial, budaya maupun ekonomi di Kabupaten Ketapang.

"Universitas terbesar di Kalimantan Barat, KODAM Kita, bernama Tanjung Pura yang keberadaanya di Ketapang." Jelas Bupati.

Bupati dalam kesempatan itu juga menyampaikan akan meninjau titik rencana pembangunan Jembatan Pawan VI, yang berada di Ds. Ulak Medang.

Di akhir sambutannya Bupati menyampaikan selamat dikukuhkannya Ketua DM. IKKRAMAT terpilih masa bhakti 2019-2024 Bpk. Uti Royden Top, berharap akan amanah dan berkontribusi untuk Kabupaten Ketapang.

Beliau juga tak lupa ucapkan terimakasih kepada DM. IKKRAMAT secara kelembagaan karena telah menjaga budaya, tradisi, adat-istiadat masyarakat Ketapang yang merupakan khazanah bangsa Indonesia.

Selaras dengan Bupati, Sekda Ketapang H. Farhan, SE.,M.Si yang juga hadir dalam acara ini mengatakan bahwa Sekda mempunyai tugas dan kewajiban yang salahsatunya adalah memberikan masukan-masukan kepada Bupati terkait dengan kebijakan-kebijakan daerah, dan juga mengkoordinir seluruh stake holder Kabupaten Ketapang kaitannya dengan rencana pembangunan daerah. Dalam hal ini, sekda menjelaskan telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Kesbangpol Kab. Ketapang.

Tak lupa, Sekda mengingatkan agar kita semua tetap mengindahkan protokol kesehatan di masa new normal di tengah pandemi Covid-19, walaupun menurutnya Ketapang saat ini sudah berada di zona kuning sehingga dimungkinkan penyelenggaraan acara semacam ini.

"Selamat dan sukses atas dikukuhkannya kepengurusan DM. IKKRAMAT masa Bhakti 2015-2021, semoga IKKRAMAT jaya dan berkontribusi nyata untuk Ketapang, dan juga semoga kita semua yang hadir di sini selamat dari Covid-19." Ucap Sekda. (tim liputan).
Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini