-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Berantas Narkotika Lintas Negara, BNN RI dan Departemen Narkotika Kazakhstan Lakukan Ini

Redaksi author photo
KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia,  tidak menghalangi Badan Narkotika Nasional (BNN)  Republik IndonesiaI untuk terus bekerja membangun sistem dan jejaring dalam menangani permasalahan narkotika baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hal tersebut seiring dengan maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang tidak pernah berhenti, bahkan di masa pandemi covid-19.

Pertemuan bilateral secara vitrtual juga kerap dilakukan oleh BNN RI dengan mitra kerja baik di tingkat Nasional maupun Internasional, seperti halnya pada hari ini, Rabu (19/8), BNN RI telah menggelar pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Kazakhstan.

Pertemuan antara Kepala BNN RI, Drs. Heru Winarko, S.H. dengan Kepala Departemen Penanggulangan Kejahatan Narkotika Kementerian Dalam Negeri Republik Kazakhstan, Tlegen Matkenov tersebut membahas berbagai hal terkait kondisi terkini masalah narkotika di kedua negara dan isu terkait masalah narkotika di dunia internasional.

Tlegen Matkenov menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri Kazakhstan sangat berharap dapat membangun kerja sama dengan BNN RI dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

“Adapun tujuan utama dari pertemuan hari ini saya ingin menyampaikan terkait penyusunan nota kesepahaman antara Kazakhstan dan Indonesia dalam bidang pemberantasan peredaran gelap narkoba telah dilakukan sejak tahun 2011,” ungkap Tlegen Matkenov.

Ia memastikan bahwa pihaknya siap berdiskusi bersama BNN untuk mencapai kesepakatan dalam perjanjian kerja sama yang akan dituangkan dalam MoU.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BNN RI menyadari bahwa masalah narkotika merupakan masalah multi dimensi yang melibatkan jaringan transnasional.
Oleh sebab itu, Heru Winarko berharap dapat memperkuat hubungan kerja sama untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut.

Kepala BNN RI juga menyampaikan telah melakukan penandatanganan MoU dengan beberapa negara diantaranya Singapura, Peru, Australia, New Zealand, Arab Saudi, Iran, dan lain-lain.

“Saya berharap kita dapat memperkuat kerja sama seperti sharing informasi untuk menekan supply narkotika dan keterlibatan masyarakat yang lebih banyak,” tutup Kepala BNN RI di akhir sambutannya (hny/arm)

Sumber : Biro Humas dan Protokol BNN RI

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini