-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Gubernur Kalbar Minta Sujiwo Tak Mundur Dari Jabatanya

Redaksi author photo


KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Informasi Mundurnya Sujiwo, SE dari jabatanya sebagai Wakil Bupati kubu Raya mendapat tanggapan dari Gubernur Kalbar, H Sutarmidji, dan tidak ingin Wakil Bupati Kubu Raya mundur dari jabatannya., Selasa (23//06/2020).

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengaku telah berdiskusi dan memberikan pandangan baik kepada Wakil Bupati Sujiwo maupun Bupati Muda Mahendrawan.

Orang nomor satu di Kalbar itu tak ingin Wakil Bupati Kubu Raya mundur dari jabatannya. Apalagi prosesnya dinilai tidak mudah, karena belum tentu akan disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Selanjutnya kalau Pak Jiwo masih bertekad tetap mundur nanti dia sampaikan ke Pak Bupati, Bupati nanti akan mungkin konsultasi lagi ke sini (provinsi), kemudian ke dewan juga (DPRD Kubu Raya), nanti dewan memutuskan, (jika) mediasi tidak bisa, (dewan) memutuskan, provinsi tinggal melanjutkan,” jelasnya.

Gubernur Kalbar menyarankan agar tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai wakil bupati sesuai Undang-undang (UU) Pemerintah Daerah dilihat kembali. Di sana menurutnya jelas diatur apa saja bidang-bidang yang menjadi kewenangan seorang wakil kepala daerah. 

Sutarmidji menjelaskan Jika semua itu dilaksanakan dengan baik ia merasa tugas wakil bupati cukup berat. Dan jika kewenangan itu tetap diberikan oleh bupati tentu tidak ada alasan untuk mundur.

Dalam UU tersebut, lanjut dia juga jelas diatur syarat-syarat seorang wakil kepala daerah bisa mundur dari jabatannya. Dalam kasus ini menurutnya syarat tersebut tak terpenuhi.

“Saya inginnya tidak (mundur dari jabatan), karena tak gampang proses mundur itu, belum tentu Mendagri setuju. Karena syarat-syaratnya, tidak memenuhi syarat itu, jadi itu tidak memnuhi syarat, kalau hanya masalah beban kerja dan ini tidak bisa,” ungkapnya. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini