-->

BREAKING NEWS

BERHATI-HATILAH PENGGUNA JALAN KHUSUS SEPEDA MOTOR DI JEMBATAN KAPUAS 1, KARENA CUACA GERIMIS DI KABARKAN ADA PENGENDARA KENDARAAN RODA DUA YANG TERJATUH KARENA LICIN AKIBAT HUJAN, KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TETAPKAN AWAL RAMADHAN 1442 H JATUH PADA : SELASA (13 APRIL 2021) SETELAH LAKUKAN SIDANG ISBAT YANG DI HADIRI TOKOH AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN, NU SERTA MUHAMADIYAH, GEMPA YANG MELANDA MASYARAKAT DI WILAYAH JAWA TIMUR YANG DIRASAKAN DI BEBERAPA DAERAH MENYISAKAN TRAUMA MASYARAKAT, KEBAKARAN MELANDA KOMPLEK RUMAH DINAS POLDA KALBAR DI JALAN SUBARKAH PONTIANAK KALIMANTAN BARAT, SEJUMLAH PEMADAM KEBAKARAN BERJIBAKU MEMADAMKAN KEBAKARAN TERSEBUT, KEJADIAN SEKIRA 14;00 WIB, SENIN (05/04/2021), JALAN TRANS KALIMANTAN MEMAKAN KORBAN LAGI, SEORANG PENGGUNA JALAN TEWAS SETELAH ALAMI KECELAKAAN PERSIS DI DEPAN INDOMART DESA JAWA TENGAH KM 17,5 KORBAN TEWAS TERTABRAK TRUCK TRONTON DARI ARAH BERLAWANAN, DARI IDENTITAS DITEMUKAN KORBAN BERNAMA DANIEL ANWAR WARGA DUSUN KERAMAT 1 DESA KUALA DUA KEC SUNGAI RAYA KAB KUBU RAYA, MINGGU (04/04/2021), A.M NASIR, SH SECARA AKLAMASI TERPILIH SEBAGAI KETUA DEWAN PENGURUS WILAYAH (DPW) PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) KALIMANTAN BARAT, DIDUGA TERORIS SERANG MABES POLRI GUNAKAN SENJATA API JENIS PISTOL, TERDUGA TEROSRIS TERSEBUT DAPAT DILUMPUHKAN POLISI, SAAT INI POLISI SEDANG DALAMI KASUS INI, HARI INI, RABU (31 MARET 2021) SEJUMLAH WARTAWAN YANG BERTUGAS DI KABUPATEN KUBU RAYA LAKUKAN VAKSIN TAHAP KEDUA DI AULA KANTOR BUPATI KUBU RAYA JALAN ARTERI SUPADIO KUBU RAYA, HARI INI, SELASA (30/03/2021) PEMERINTAH KABUPATEN KUBU RAYA MELALUI DINAS KESEHATAN AKAN LAKUKAN VAKSIN COVID-19 TAHAP KEDUA UNTUK TENAGA PENDIDIK DAN ASN DI AULA KANTOR BUPATI JALAN ARTERI SUPADIO KUBU RAYA, GEREJA KATEDRAL DI MAKASAR DIKABARKAN TERJADI LEDAKAN DIPERKIRAKAN BOM , SAAT INI SEDANG DALAM PENDALAMAN APARAT KEAMANAN, JELANG KEPULANGAN SANTRI-SANTRIWATI DALAM RANGKA LIBUR BULAN PUASA DAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT AKAN FASILITASI TEST SWAP GRATIS, WAKIL BUPATI HADIRI PANEN PADI PERDANA WARGA BINAAN LAPAS PEREMPUAN KELAS II A PONTIANAK DI KEC SUNGAI KAKAP KAB KUBU RAYA

Yusran Anizam: Gugus Tugas Kecamatan Harus Fokus dan Aktif ke Lapangan

Redaksi author photo
Ketua Harian Gugus Tugas Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam saat pimpin Rakor bersama Gugus Tugas Kecamatan

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam pimpin Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kubu Raya dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Sungai Raya di Posko Tanggap Darurat Covid-19 Puskesmas Sungai Durian, Sungai Raya, Rabu (13/05/2020).

Yusran Anizam meminta Gugus Tugas Kecamatan aktif turun ke lapangan, mencermati trend penyebaran Covid-19 atau virus corona yang terus meningkat,

Yusran Anizam juga meminta Gugus Tugas Kecamatan aktif melakukan pemantauan khususnya terhadap kelompok yang dinilai berisiko tinggi terinfeksi Covid-19, seperti orang tua maupun ibu yang sedang mengandung.

“Semua elemen yang tergabung dalam gugus tugas ini harus lebih jeli melihat sasaran-sasaran ini. Kalau ada gejala cepat diinformasikan,” kata Yusran Anizam.

Yusran mengatakan kesiagaan menghadapi pandemi Covid-19 sejak awal memang telah dilakukan. Namun seiring meluasnya wabah, hal tersebut harus ditingkatkan. Salah satu bentuknya yakni lebih aktif melakukan pemantauan di lapangan.

“Jangan lengah dan terus dimonitor. Informasikan dengan gugus tugas yang berada di desa dan diminta laporan informasinya. Minimal beberapa hari sekali, terutama proses orang yang rentan terutama orang tua maupun ibu hamil,” tegasnya.

Begitu pula dengan relawan, Yusran mengingatkan untuk terus melakukan koordinasi dengan gugus tugas. Ia menambahkan, meskipun alat pelindung diri (APD) jumlahnya terbatas, tapi secara umum APD yang ada masih mencukupi. Terutama karena hampir setiap waktu ada tambahan melalui bantuan dari berbagai pihak.

“Namun tetap selalu waspada,” ucapnya.

Yusran juga menyinggung masih kurangnya sosialisasi terkait hal-hal yang bersifat urgen. Di sejumlah daerah ia melihat sosialisasi masih belum masif.

"Sosialisasi difokuskan pada beberapa aspek, misalnya penanganan jenazah, harus masyarakat harus dikasih materi khusus. Mekanisme tentunya tahu, tapi terus kita tingkatkan,” terangnya.

Menurutnya, semakin sering sosialisasi dilakukan, lambat laun akan terbentuk menjadi budaya di masyarakat. Dia mencontohkan slogan yang tengah digaungkan pemerintah kabupaten saat ini, yakni “Maskerku Pakaianku”.

“Kalau itu ditingkatkan, tentunya akan menjadi kebiasaan di masyarakat,” sebutnya.

Lebih jauh Yusran mengatakan terkait program jaring pengaman sosial, hal itu telah mulai dilakukan secara bertahap. Baik Program Keluarga Harapan, Bantuan Sosial Tunai, maupun Bantuan Pangan Non Tunai.

“Ini juga harus disosialisasikan, takut masyarakat salah kaprah. Belum lagi dengan BLT dana desa. Kalau kita totalkan sekitar 100 ribu lebih keluarga penerima manfaat. Mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir,” harapnya. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini