-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Sepasang Mayat Suami Istri Ditemukan Di Parit Kebun Sawit

Redaksi author photo
Penemuan Mayat Suami Istri di Parit Perkebunan Sawit di duga kecelakaan tunggal

KALBARNEWS.CO.ID (SAMBAS) - Warga Perkebunan Sawit PT. Sarana Esa Cita (SEC) Desa Mekar Jaya Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas dihebohkan dengan penemuan mayat pasangan suami istri, yakni Daniel, (35) dan istrinya Ribasa (29), Pasangan suami istri ini ditemukan warga di dalam parit perkebunan sawit, Minggu (26/04/2020).

Kapolres Sambas melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Prayitno  membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pada hari minggu tanggal 26 April sekitar pukul 12.30 wib menerima laporan warga tentang penemuan sepasang mayat manusia di lokasi aliran parit Blok W 31 Perkebunan Sawit PT. Sarana Esa Cita (SEC) di Desa Mekar Jaya Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas.

“Mendapat informasi, anggota Polsek Sajad langsung menuju ke TKP dan melakukan olah TKP dan langsung membawa jenasah ke RSUD untuk diakukan visum,” ujar Kasat.

Dari informasi yang didapat, pasangan suami istri ini merupakan karyawan perkebunan sawit PT. Sarana Eka Cita, dan keduanya masih terlihat bekerja di lokasi perkebunan blok W 31 pada jum'at tanggal 24 April lalu.

“Menurut rekan kerjanya, kedua korban mulai kehilangan jejak pada hari Sabtu tanggal 25 April sejak pagi hari. Siang harinya mulai dilakukan pencarian oleh karyawan PT. Sarana Esa Cita (SEC)  namun kedua korban tidak ditemukan,” terangnya.

Kedua korban baru diketemukan keesokan harinya, pada hari Minggu siang oleh petugas satpam PT. SEC bernama Parizan dalam posisi mengambang di aliran sungai buatan perkebunan. Saat penemuan korban juga ditemukan sepeda motor milik korban yang tenggelam di parit tersebut.

Dari hasil olah TKP, apparat tidak menemukan Tidak ada ditemukan bekas-bekas bercak darah disekitar aliran sungai buatan maupun lokasi lainnya yang berdekatan atau yang ada disekitar TKP.

“Kedua korban telah dilakukan pemeriksaan luar tim dokter RSUD Sambas dan dari hasil pemeriksaan bagian luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga belum bisa ditentukan penyebab kematian kedua korban,” kata Kasat.

Dugaan sementara, sepasang suami istri ini meninggal akibat kecelakaan tunggal, namun aparat masih akan melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab kematian kedua korban.(tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini