-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Breaking News: Seorang Anak Batu Ampar Tewas Tertembak Senapan Angin Pemburu Burung

Redaksi author photo
Pelaku Penembak Salah Sasaran, Yakob Warga Batu Ampar kini dalam tahanan Polres Kubu Raya

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Seorang warga Desa Batu Ampar yang masih berusia dibawah umur tertembak Senapan Angin Yakob yang sedang berburu burung tak jauh dari Anak tersebut bersama temannya sedang memasang Jerat burung terbuat dari pelet sejenis lem buatan masyarakat setempat.
Akibat tembakan tersebut membuat Anak tersebut terjatuh dari pohon dimana anak itu berada dan tewas akibat peluru senapan angina tersebut menembus dada kiri anak tersebut.
Saat ini Yakob telah diamankan Satreskrim Polres Kubu Raya guna mendalami serta penyelidikan kasus tewasnya anak dibawah umur karena tertembak senapan angina tersangka.
Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana menerangkan bahwa pelaku bernama Yakob diamankan Satreskrim Polres Kubu Raya setelah melakukan penembakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Kronologi kejadian penembakan terhadap anak di bawah umur sekitar pukul 17.30 WIB, pada waktu itu korban sedang berada di atas pohon memasang perekat burung, dan terlihat pelaku kalau korban burung. Kemudian pelaku menembak korban," kata AKBP Yani Permana.
Ia melanjutkan bahwa pelaku saat ini tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan pelaku akan diproses sesuai hokum yang berlaku.

"Pelaku akan kita kenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan akan dilapis dengan undang-undang perlindungan anak, karena korban merupakan anak di bawah umur," ujarnya.

Sementara itu, Yakob ketika dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan mengungkapkan, bahwa penembakan terhadap korban tidak disengaja. Kata dia, pada waktu kejadian korban yang berada atas pohon menurutnya terlihat seperti burung.
"Saya sedang berburu burung waktu itu, saya tak melihat kalau ada orang diatas pohon itu saya hanya melihat burung, lalu saya tembak, ndak tahunya ada yang teriak dan seperti barang jatuh,” terang Yakob.
Setelah dirinya mendengar ada yang teriak dan merasa ketekutan akhirnya lari dari lokasi kejadian dan langsung menyerahkan diri ke Polsek Batu Ampar.
“Saya tidak tahu kalau korban meninggal tetapi karena ada yang teriak saya merasa takut dan saya menyerahkan diri ke Polsek Batu Ampar,” jelasnya. (ej)
Editor : Aan



Komentar Anda

Berita Terkini