-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Belasan Tahun Jadi Nasabah Ansuransi Kesulitan Klaim Haknya, Ini Yang dilakuak Akal Budiman

Redaksi author photo
Akal Budiman  beserta Anaknya Nasabah Ansuransi Bumi Putra Yang tak Kunjung terima Klaim Ansuraninys

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Belasan tahun menjadi Nasabah Ansuransi dan berharap mendapat manfaat dari keikutsertaanya itu ternyata berbuah pahit, hampir satu tahun Akal Budiman (47) urus Klaim Ansuransinya hingga kini belum ada kejelasnya.

Akal Budiman adalah Seorang nasabah Asuransi Bumi Putra yang selama 15 tahun menjadi nasabah ansuransi tersebut terhitung 2004 hingga berakhir 1 Agustus 2019 sampai hari ini Akal belum bisa mengklaim asuransi yang diharapkan bisa digunakan untuk biaya anaknya bersekolah.

Dirinya merasa dirugikan karena sampai hari ini haknya Asuransi Bumi Putra belum bisa didapat padahal uang itu diperlukan untuk membayar sekolah anaknya yang saat ini harus membayar biaya sekolah.

Akal Budiman sudah melakukan pertemuan dengan pihak asuransi Bumi Putra akan tetapi Kepala Kantor Asuransi Bumi Putra Cabang Pontianak tidak memberi jawaban yang jelas dan Asuransi Bumi Putra sedang mengalami kesulitan keuangan oleh Kepala Kantor untuk menghubungi perwakilan Kalimantan.

“Ketika dihubungi Pihak Ansuransi Bumi Putra Zona Kalimantan ternyata data saya belum masuk dalam agenda, setelah saya melakukan surat dilengkapi dengan kelengkapan administrasi barulah data saya masuk,” ujar Akal Budiman.

Akan tetapi sampai dengan hari ini Akal Budiman tetap juga belum bisa mengklaim asuransi walaupun dirinya juga sudah melakukan berkali-kali mendatangi kantor asuransi Bumi putera di Jalan Sutan Syahrir Pontianak.

Jawaban yang di dapat adalah menunggu dan menunggu hingga hampir 1 tahun asuransi tersebut belum dapat diterima tetapi Akal Budiman tetap berusaha menempuh berbagai cara termasuk mendatangi kantor asuransi Bumi Putera dengan membawa spanduk agar dirinya menjadi perhatian pihak perusahaan, tetapi hal itu sia-sia belaka sampai dengan hari ini jawaban yang dapat adalah harus menunggu.

Akal Budiman mengaku di berikan daftar tunggu yang menurutnya sangat tidak masuk akal karena daftar tunggu sampai Rp6.000 sementara dirinya memerlukan dalam waktu dekat ini.

Oleh karena itu dirinya berharap pihak perusahaan asuransi Bumi Putera Untuk segera menyelesaikan tanggung jawab terhadap dirinya karena selama ini dirinya sudah melaksanakan kewajiban membayar premi tetapi ketika akan diambil haknya sampai kini belum mendapat hasil yang jelas.

Karena hal itulah dirinya sengaja mempublikasikan ini Akal Budiman merasa bahwa bukan hanya dirinya yang menjadi korban masih banyak nasabah-nasabah yang lain tetapi tidak berani atau belum melakukan hal seperti yang dilakukannya.

“Saya berharap Ansuransi Bumi Putera seger selesaikan ini karena saya sudah bertahun-tahun mengikuti aturan serta membayar kewajiban saya dan saat ini saya meminta hak saya, kenapa dipersulit Apa masalahnya Tolong sampaikan kepada kami bagi kami uang senilai 45 juta itu sangat besar nilainya dan saat ini sangat saya perlukan untuk biaya anak sekolah Oleh karena itu saya berharap Kepala Kantor atau siapapun yang berwenang terhadap Bumi Putra segera selesaikan tanggung jawabnya kepada saya,” pungkas Akal Budiman.

Ketika akan dihubungi Redaksi belum ada jawaban dari Pihak Asuransi Bumi Putera Cabang Pontianak.(ej)

Editor : Aan


Komentar Anda

Berita Terkini