-->

BREAKING NEWS

PRESIDEN JOKOWI LANTIK DAN AMBIL SUMPAH JABATAN KOMJEN POL LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI YANG BARU, WARGA SUNGAI AMBAWANG RESAH DENGAN MARAKNYA BANGUNAN LIAR DI JALUR HIJAU JL TRANS SUIA AMBAWANG TEPATNYA DI SEPANJANG JALAN DESA DURIAN MENUJU JEMBATAN KAPUAS II, KARENA BANYAKNYA TRUK-TRUK BESAR MEMBUAT JALAN SEMPIT, KEPALA DESA RADAK DUA KEC TERENTANG, DARYANTO DIKABARKAN MENINGGAL DUNIA TADI MALAM , JUMAT (22/01/2021) DI RUMAH SAKIT UNTAN PONTIANAK,

Gubernur Kalbar Tetapkan Kejadian Luar Biasa COVID 19

Redaksi author photo
Surat Edaran Gubernur Kalbar tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid 19

Pontianak (Kalbarnews.co.id) - Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji mengeluarkan Provinsi Kalbar sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait COVID-19. Keputusan itu Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat Nomor 440/0863/ KESRA-B Tentang KLB/ Tanggap Darurat Corona Virus 2019 (COVID-19) yang tertuang pada tanggal 17 Maret 2020.

Adapun isi Surat Edaran tersebut sebagai berikut :

1. Berdasarkan laporan kasus di Kabupaten/kota se-kalbar sampai dengan tanggal 17 Maret 2020, tercatat 110 orang dalam pemantauan dan 15 orang dalam pengawasan, yaitu Kota Pontianak 4 orang, Kabupaten Mempawah 2 orang, Kabupaten Kayong Utara 1 orang, Kabupaten Ketapang 1 orang, Kabupaten Sambas 2 orang, Kabupaten Bengkayang 4 orang dan Kabupaten Landak 1 orang.

2. Untuk mengendalikan dan mencegah bertambahnya korban terinfeksi CORONAVIRUS 2019 (COVID-19) di wilayah Kalimantan Barat, Bilamana dipandang perlu Saudara dapat menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB)/ Tanggap Darurat dengan mengikuti ketentuan berlaku.

3. Sehubung dengan poin 1 dan 2 diatas, dimintakan kepada Saudara untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Menginstruksikan seluruh petugas kesehatan dan camat untuk secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang hal-hal terkait dengan CORONAVIRUS 2019 (COVID-19), mulai dari pencegahan hingga penanganan apabila ditemukan kasus dilingkungannya.

b. Melaksanakan desifiktan pada tempat-tempat umum seperti sekolah-sekolah, dan menyediakan fasilitas tempat cuci tangan, sabun serta hand sanitizer.

c. Membentuk COVID-19 Center di setiap kecamatan dan segera melaporkan ke posko COVID-19 Provinsi apabila ditemukan kasus.

Demikian untuk dilaksanakan dengan sunguh-sungguh dan penuh tanggungjawab. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini