BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, BUPATI KUTAI TIMUR DAN ISTRI TERTANGKAP DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN KPK BERSAMA KEPALA BAPEDDA, KOMISI I DPRD KUBU RAYA LAKUKAN RAPAT PERTEMUAN MEMBAHAS PERDA TENTANG PEMEKARAN 5 DESA DI KUBU RAYA, KETUA KOMISI 3 DPRD KUBU RAYA TEGASKAN SIAP MENERIMA ADUAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DISEBABKAN PABRIK YANG MARAK DI KUBU RAYA, BUPATI DAN WAKIL BUPATI LAKUKAN MEDIASI DIDAMPINGI TOKOH MASYARAKAT DI SEBUAH RESTO TIDAK JAUH DARI KANTOR BUPATI, JUMAT MALAM (03/07/2020), AGUS SUDARMANSYAH YANG JUGA KETUA DPRD KUBU RAYA YANG IKUTU MEDIASI ITU KATAKAN INTI PERTEMUAN BAHWA MUDA-JIWO ISLAH DAN BUPATI SERTA WAKIL BUPATI TETAP MENJALANKAN TUGASNYA SEBAGAI WAKIL BUPATI HINGGA MASA JABATAN BERAKHIRTERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID,

Ria Norsan: Realisasi Penanaman Modal di Kalbar Tahun 2019 Capai Rp. 5.35 Triliun

Redaksi author photo

Jakarta (Kalbarnews.co.id) - Wakil Gubernur Kalbar H. Ria Norsan mengungkapkan Realisasi Penanamam modal pada triwulan 1 tahun 2019 di Provinsi Kalimantan Barat mencapai Rp 5.35 triliun.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020 di Hotel The Ritz Carlton Pasific Place SCBD Jakarta, Kamis (20/02/2020).
“Nilai investasi tersebut baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing( PMA) triwulan 1 tahun 2019 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu mengalami kenaikan sebesar 69.25 persen,” kata H Ria Norsan.
Dikatakannya, untuk nilai Investasi PMDN triwulan 1 2019 tersebut meningkat 2.28 dari 2.552 triliun, Pada triwulan 1 tahun 2018,Sedangkan umtuk PMA sebesar Rp. 2.78 triliun meningkat 330.13 persen dari Rp.645.64 milyar pada triwulam 1tahun 2018.
Berdasarkan lokasi proyek baik PMDN dan PMA ada lima terbesar yakni di Kabupaten Ketapang ( Rp. 1.33 triliun, 24.79 persen) Kabupaten Bengkagang ( Rp. 1.32 triliun, 24. 73 persen ) Kabupaten Sanggau. ( Rp. 986.78 milyar 18.45 persen) Kabupaten Sintang (Rp. 571.60 milyar 10.69 persen) dan Kabupaten Melawi ( Rp. 356.19 milyar 6.66 persen.
Berdasarkan sektor usaha lama terbesar yaitu tanaman pangan, perkebunan dan perternakan ( Rp. 2.95 triliun , 55.06 persen) Listrik, gas dan air ( Rp 1.05 triliun, 19.54 persen) Industri makanan ( Rp. 966.83 milyar, 18.07 persen) industri logam dasar, barang logam bukan mesin dan peralatannya ( Rp. 181.48 milyar, 3.39 persen ) dan tranportasi, Gudang dan telekomonikasin (Rp. 86.93 milyar 1.63 persen).
Rakornas dihadiri para pemangku kepentingan (Stakeholder) mulai dari jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Gubernur Bupati /Walikota, Sekretaris Provinsi dan Kabupaten/Kota Para kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) dan Administrator Kawasan Ekonomi khusus (KEK).
Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020 yang dibuka langsung Presiden Joko Widodo membahas berbagai permasalahan yang dihadapi Pemerintah dalam rangka memfasilitasi investasi didaerah serta diisi serangkaian diskusi, yang menghadirkan Menko Kemaritiman, Menko Perekonomian, menteri dalam negeri ,Menteri Koperasi dan UKM, Menteri BUMM serta Kapolri. (tim liputan).
Editor : Aan


Komentar Anda

Berita Terkini