-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Pintu air di Desa Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Jebol

Redaksi author photo
Kondisi Pintu Air Desa Sungai Kupah yang Jebol
Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) - Pintu air Desa Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang di bangun sejak tahun 1997 itu kini sudah tidak mampu menahan debit air dari Sungai Kupah

Padahal keberadaan pintu air ini menjadi urat nadi, bagi warga Desa Sungai Kupah khususnya beberapa Dusun setempat diantaranya Dusun Sepakat dan Dusun Sejahtera.

Hal ini disampaikan salah satu warga Desa Sungai Kupah, Yanto dia mengatakan bahwa Fungsinya pintu air menjadi drainase atau pengairan bagi hasil perkebunan warga setempat.

Yanto mengatakan Penyebab kerusakan dari pintu air ini adalah rusaknya bagian pondasi bawah karena tergerus arus air dan sudah dimakan usia. Akibatnya pondasi bangunan pintu air tak mampu lagi menahan, bangunan membuat kerusakan dibeberapa bagian pintu air dan akhirnya amblas.

“Kerusakan itu berawal dari tahun 2017 sampai sekarang belum ada pembetulan dari pihak manapun, kami berharap Pemerintah Kabupaten dapat melihat langsung dan bisa memperbaiki Pintu air ini,”ungkapnya.

Dampak dari kerusakan tersebut sangat besar bagi pendapatan/penghasilan warga desa. Karna mayoritas penduduk desa sungai kupah sebagai petani kepala dan pisang. Karna bibit kelapa di desa itu termasuk bibit unggul se-kalimantan barat. Bahkan sudah mendapat sertifikasi pembibitan dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat.

“Akibat dari kerusakan tersebut membuat produktifitas kelapa dan pisang menurun dan puluhan rumah warga tergenang air,” imbuh Yanto.

Oleh sebab itu, masyarakat Desa Sungai Kupah memimta kepada Pemerintah Kabupaten dan propinsi atau pihaknterkait untuk segera memperhatikan kondisi pintu air tersebut.

Masyarakat khawatir kedepannya penduduk setempat justru kehilangan mata pencaharian akibat jebolnya pintu air itu. (ta/tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini