BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, BUPATI KUTAI TIMUR DAN ISTRI TERTANGKAP DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN KPK BERSAMA KEPALA BAPEDDA, KOMISI I DPRD KUBU RAYA LAKUKAN RAPAT PERTEMUAN MEMBAHAS PERDA TENTANG PEMEKARAN 5 DESA DI KUBU RAYA, KETUA KOMISI 3 DPRD KUBU RAYA TEGASKAN SIAP MENERIMA ADUAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DISEBABKAN PABRIK YANG MARAK DI KUBU RAYA, BUPATI DAN WAKIL BUPATI LAKUKAN MEDIASI DIDAMPINGI TOKOH MASYARAKAT DI SEBUAH RESTO TIDAK JAUH DARI KANTOR BUPATI, JUMAT MALAM (03/07/2020), AGUS SUDARMANSYAH YANG JUGA KETUA DPRD KUBU RAYA YANG IKUTU MEDIASI ITU KATAKAN INTI PERTEMUAN BAHWA MUDA-JIWO ISLAH DAN BUPATI SERTA WAKIL BUPATI TETAP MENJALANKAN TUGASNYA SEBAGAI WAKIL BUPATI HINGGA MASA JABATAN BERAKHIRTERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID,

Ganggu Kedaulan NKRI di Natuna, Ini Sikap Resimen Mahasiswa Indonesia

Redaksi author photo


Jakarta (Kalbarnews.co.id) – Polemik Laut Natuna antara negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Negara China membuat semua Pihak bereaksi demikian juga dengan Elemen Mahasiswa, slahsatunya adalah Sikap Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia.

Menyikapi klim pemeritah China terhadap perairan Natuna yang merupakan bagian kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia melakukan apel siaga kedaulatan NKRI di Kedutaan Besar China di Jakarta.

Hal ini disampaikan Dharma, salah satu Anggota Menwa kepada sejumlah awak media ketika gelar Apel Siaga Resimen Mahasiswa Indonesia di Jakarta.

“Kita sebagai mahasiswa dan rakyat Indonesia yang terdidik dan terlatih dalam belanegara wajib untuk ikut serta dalam pembelaan negara demi keutuhan dan tegaknya NKRI yang kita cintai,” ujar Dharma.


Tegasnya, demi menjaga kehormatan dan tegaknya NKRI tersebut dengan penuh kesadaran Resimen Mahasiswa Indonesia menyatakan sikap;
  1. Menuntut pencabutan klaim Pemerintah Tiongkok terhadap wilayah perairan Natuna Kepulauan Riau;
  2. Menuntut permohonan maaf Pemerintah Tiongkok kepada Pemerintah dan Segenap Rakyat Indonesia terhadap klaim sepihak atas Perairan Natuna;
  3. Mendukung sikap pemerintah dalam membuat kebijakan terhadap klaim RRC di wilayah sekitar Pulau Natuna;
  4. Kami, Menwa siap diterjunkan untuk membantu TNI sebagai Komponen pendukung dalam membela tanah air dan menjaga kedaulatan NKRI;
  5. Meminta pemerintah RRC agar tidak berulah kembali di wilayah teritorial Indonesia.
  6. Jika pemerintah Tiongkok tidak mencabut klaim terhadap wilayah perairan Natuna agar pemerinrah RI mem-persona non grata-kan dubes Tiongkok.
Resimen Mahasiswa Indonesia meminta Pemerintah tegas terhadap hal-hal yang mengaggu kedaulan NKRI dan mengajak semua elemen Masyarakat Indonesia bersatu dan solid dalam menyikapi hal ini. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini