-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Finalis Duta Anti Narkoba Kalbar tahun 2020 Berosialisasi di Area Car Free Day

Redaksi author photo
para Finalis Duta Narkoba saat berikan sosialisasi area Car Free Day

Pontianak (Kalbarnews.co.id) – Sejumlah 41 peserta finalis Duta Anti Narkoba menyebar di area Car Free Day (CFD) dengan misi bersosialisasi memberikan pengertian kepada masyarakat mengenai Narkoba. Dengan mengenakan dress code serba hitam dan selempang merah bertuliskan Finalis Duta Anti Narkoba, mereka secara berkelompok sebanyak 3 orang mengelilingi halaman parkir masjid raya Mujahidin sambil membawa klipping yang berisi materi sosialisasi.

“Kami mengadakan agenda pertama kami di area Car Free Day karena merupakan tempat berkumpulnya masyarakat yang mana menjadi sasaran kami untuk sosialisasi” ungkap Amel yang merupakan akademisi Yarsi jurusan Farmasi.

Setelah menyelesaikan agenda sosialisasi di kawasan CFD, mereka akan segera dikarantina selama tiga hari dan melaksanakan tugas mereka disana hingga hari final tiba “malam finalnya di ballroom Transera Hotel tanggal 10 Januari 2020” terang Yesi salah satu finalis Duta Anti Narkoba.

Selain menerangkan tentang apa itu Narkoba, mereka juga menerangkan tentang berbagai macam jenis dan kegunaan Narkoba. Bahkan mereka juga mengangkat issu tentang bisnis daun Kratom yang saat ini belum diputuskan akan menjadi kelompok narkoba atau bukan.

Kemudian mereka juga menghimbau masyarakat untuk mencegah narkoba, yaitu dengan  dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, teman, sahabat dan lain-lain.

Fatah, salah seorang finalis Duta Anti Narkoba yang merupakan akademisi Yarsi menerangkan bahwa daun Kratom sudah dikirim dengan jumlah besar akhir-akhir ini. Dan ia meyakini bahwa para pebisnis tentunya mengirim bubuk daun kratom secara diam-diam, dengan kata lain tanpa perizinan resmi. Makai ia menghimbau kepada masyarakat untuk berhati - hati.

Setelah selesai sosialisasi mereka membagikan 2 bungkus permen kepada masyarakat yang mereka sosialisasikan. Hingga waktu mereka habis dan mereka kembali berkumpul ke halaman parkiran Masjid Raya Mujahidin dan melakukan agenda berikutnya yakni senam bersama.(fawzia)

Editor : Aan
Komentar Anda

Berita Terkini