-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Aktivitas Warga Dusun Kuala Sambih Desa Rantau Panjang Lumpuh Total Akibat Banjir

Redaksi author photo
Foto: Rumah Warga Desa Rantau Panjang Kec Sebangki yang mulai terendam banjir (*)

Landak  (Kalbarnews.co.id) - Dusun Kuala Sambih Desa Rantau Panjang Kec. Sebangki Kab. Landak kini terendam Air Setinggi Di atas Lutut orang dewasa. Diperkirakan air akan terus meninggi di karena intensitas curah hujan dan air sungai kapuas yang kian meningkat di setiap harinya, Rabu (18/12/2019).

Salah satu warga Dusun Kuala Sambih Desa Rantau Panjang,  Nurbain mengatakan air banjir sudah sejak 4 yang lalu.

"Air yang naik ini akibat luapan Sungai Kapuas yang tidak mampu menampung air hujan yang turun minggu-minggu ini," ujarnya.

Nurbain menjelaskan bahwa Dusun Kuala Sambih menjadi rutinitas di setiap akhir tahunnya yang terkena dampak air luapan sungai hingga sampai naik ke rumah warga,  namun sejauh ini masih belum ada kabar dari salah satu  warga disana itu mengungsi.

Ini merupakan gejala alam yang terjadi Di setiap Akhir tahunnya, karena di kawasan sana struktur tanah yang rendah ditambah dekat dengan sungai menjadi penyebab kawasan sana sering terkenang Banjir.

Akibat banjir ini aktifitas warga disana menjadi lumpuh total, karena akses jalan yang menghubungkan Antar dusun tergenang air luapan sungai.

Warga disana hanya bisa berharap hujan tidak lagi semangkin meningkat, karena bisa di perkirakan akibat Air hujan yang Tinggi rumah mereka terendam  Air dan tidak bisa di jadikan tempat untuk tidur.

Dan juga warga disana berharap supaya ada bantuan dari pemerintah terkait dengan kesehatan warga atau pemeriksaan gratis. (Nasrul Syafi'i)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini