-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Kapolres Kubu Raya Kunjungi Komisi Pemilihan Umum, Ini Tujuanya

Redaksi author photo


Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) - Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya resmi beroperasi pada 19 November lalu. Hadirnya polres termuda di Kalbar ini dipastikan akan memudahkan masyarakat Kubu Raya yang berurusan dengan kepolisian.

Tak cuma masyarakat, lembaga-lembaga negara dan daerah juga turut dimudahkan dengan kehadiran Polres Kubu Raya. Betapa tidak, urusan ke kepolisian yang dulunya terbagi ke dua polres, yakni Mempawah dan Kota Pontianak, kini hanya tinggal ke satu polres, yaitu Polres Kubu Raya.


Pimpinan lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kubu Raya Karyadi pun turut mengakui kalau kinerja jajarannya bakal dimudahkan dengan hadirnya Polres Kubu Raya. Pernyataan itu disampaikannya saat menerima kunjungan Plh. Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana, Selasa (26/11/2019).

"Ke depannya koordinasi kami ke depannya satu arah saja. Tidak lagi ke Mempawah dan Kota (Pontianak). Dengan jarak yang dekat, komunikasi yang dekat saya yakin ke depan kami bisa bekerja sama membangun sinergi, kerja sama menyukseskan pemilihan yang akan datang," ucapnya di Kantor KPU Kubu Raya, Jalan Adi Sucipto Sungai Raya.

Karyadi mengatakan, jalinan kerja sama antara pihak kepolisian dan KPU memang harus dibangun jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan Pilkada maupun Pemilu. Hal itu untuk mengantisipasi dan mendeteksi secara dini potensi-potensi kerawanan pelanggaran saat proses pemilihan.

"Sinergi harus tetap dijalankan, tidak hanya pada saat menunggu Pemilu. Harus sedini mungkin komunikasinya karena ke depannya akan banyak tantangan yang akan kami hadapi bersama," jelasnya.

Pernyataan Karyadi juga turut diamini Plh. Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana. Ia menyatakan, sinergi pihaknya dan KPU harus dijalin sejak dini agar potensi kecurangan ketika proses pemilihan dapat diminimalisasi.

"Kami bersilaturahmi untuk menjalin sinergi di dalam kegiatan tugas ke depan. Di mana, antara KPU Kubu Raya dan kepolisian pasti akan melakukan kegiatan yang terus menerus. Proses atau tahapan Pemilu 2024 dan Pilkada 2023 akan berlangsung terus. Proses-proses itu akan senantiasa kami dukung. Di mana, pada saat kemarin dari 2013 sampai dengan sekarang KPUD Kubu Raya melakukan koordinasinya di dua tempat, yaitu Mempawah dan Kota Pontianak sehingga kerap kali ditemukan kendala. Karena, harus membagi dengan jumlah persoenl KPU yang sangat minim. Nah, hadirnya kami insyaallah mendekatkan hubungan dan mendekatkan koordinasi dan kerja sama," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Yani juga menerangkan kalau KPU merupakan lembaga ketiga yang Ia kunjungi selama menjabat sebagai Plh. Kapolres Kubu Raya. Dalam beberapa waktu ke depan, kunjungan ke beberapa lembaga, ormas dan komponen masyarakat lainnya akan Ia lanjutkan demi terciptanya sinergisitas yang baik antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat. (tim liputan).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini