-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA TANGKAP MP PRODUSEN SEKALIGUS PENJUAL MIRAS DI KECAMATAN BATU AMPAR KAB KUBU RAYA, POLISI MASIH SELIDIKI KASUS TERBUNUHNYA IBU DAN ANAK WARGA PONTIANAK TIMUR YANG TEWAS MENGENASKAN DIDALAM RUMAHNYA, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Heboh..!! Penyelam Kayu Tradisional Temukan Meriam Peninggalan Kerajaan Sambas

Redaksi author photo
Warga Sambas dihebohkan dengan temuan Meriam yang diduga Peninggalan Kerajaan Sambas

Sambas (Kalbarnews.co.id) – Warga Sambas dihebohkan dengan penemuan Meriam sepanjang kurang lebih 2,40 meter dan berat sekitar 3,1 Ton setelh diangkat dari Sungai Sambas kemudian diarak warga dari daerah Tangga Emas Desa Saing Rambi Kecamatan Sambas menuju Keraton Sambas, Kamis (21/11/2019).

Sebelumnya dikabarkan Sebuah Meriam yang diduga milik Kerajaan Sambas kala itu ditemukan oleh warga yang kesehariannya menyelam untuk mencari kayu didalam sungai. Pada Rabu (20/11/2019) sore menemukan benda yang diduga peninggalan sejarah Sambas.
Meriam tersebut, setelah dibawa dengan menggunakan Forklift mengangkat Meriam tersebut dan dibawa ke keraton Sambas dan disandingkan dengan sejumlah meriam yang juga memiliki nilai sejarah.
Sejumlah kegiatan ritual dilaksanakan, saat pengambilan benda tersebut. Dan si penyelam sendiri, mengaku sebelumnya mendapatkan firasat hingga akhirnya bisa menaikkan meriam dari dasar sungai.
“Meriam ini peninggalan kerajaan Sambas saat diserang oleh Inggris sekitar 1812, di jaman Sultan Sambas ke tujuh Abu Bakar Tajudin I,” kata Kerabat Keraton Sambas, Uray Riza Fahmi. (*)
Editor : Edi S


Komentar Anda

Berita Terkini