-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Atzebi: Kabupaten Kubu Raya Berkomitmen untuk Penanganan Stunting

Redaksi author photo
Ketua GOW Kab Kubu Raya, Atzebi Yatu Lensi Sujiwo saat serah terima "Tikar Pertumbuhan"
Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) - Bertempat di Ruang Praja 1 Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis 14 November 2019 telah dilakukan serah terima “Tikar Pertumbuhan” Seluruh Kepala Desa di Kabupaten Kubu Raya.

Tikar Pertumbuhan merupakan alat deteksi dini yang akan digunakan oleh KPM bersama petugas kesehatan untuk penanggulangan stunting di tingkat Desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Ibu Wakil Bupati Kubu Raya yang juga Wakil Ketua PKK Kabupaten Kubu Raya, Atzebi Yatu Lensi Sujiwo.

Tampak hadir juga Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya yang diwakili oleh Kabid Kelembagaan, Pemberdayaan Masyarakat dan Kerjasama Desa, Kusna Yunaida, yang juga Sekretaris PKK Kabupaten Kubu Raya, Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kubu Raya, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat P3MD Kabupaten Kubu Raya.

Kegiatan tersebut diikuti 58 Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari 58 Desa di 5 Kecamatan terdekat,  Rasau Jaya, Sungai Raya, Sungai Ambawang, Sungai Kakap dan Kuala Mandor B.

Atzebi berharap agar Tikar Pertumbuhan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh KPM dalam membantu Desa untuk melakukan deteksi dini stunting.

Menurut Atzebi Data tersebut selanjutnya menjadi data bagi desa dalam melakukan kegiatan dan penganggaran di bidang kesehatan, khususnya bagi Ibu dan Anak pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

"Ini komitmen kita untuk pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kubu Raya, dan juga sebagai bentuk Konvergensi dalam penanganan stunting di Kabupaten Kubu Raya," ujar Atzebi.

Ketua GOW Kabupaten Kubu Raya ini juga berharap semua OPD saling bersinergi dalam upaya Konvergensi penanganan stunting.

Hal ini sesuai dengan  Peraturan Bupati Kubu Raya No. 59 Tahun 2019 tentang “Gerakan Percepatan Penurunan Stunting”. (tim liputan)

Editor : Edi S
Komentar Anda

Berita Terkini