-->

BREAKING NEWS

RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Wakil Bupati Kubu Raya Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan SDN 39 Sungai Kakap

Redaksi author photo
Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo tinjau Lokasi Rencana Pembangunan RKB SDN 39 Sui Kakap


Kubu Raya (Kalbar News) - Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Unsur Dinas PUPR, Wakil Ketua DPRD, dan Kepala Desa tinjau lokasi rencana Pembangunan tiga lokal Ruang Kelas Baru (RKB) di SD Negeri 39 Sungai Kakap dan memastikan akan tetap dilaksanakan, Rabu ( 08/05/2019) 

Hal itu disampaikannya menyikapi persoalan di mana terdapat jalan akses warga yang nantinya akan tertutup dengan dibangunnya RKB tersebut. Jalan akses tersebut berada di dalam areal sekolah. 

“Saya datang bersama Kepala Dinas Pendidikan, unsur Dinas PUPR, Wakil Ketua DPRD, dan Kepala Desa untuk mencarikan solusi berkaitan dengan akan dibangunnya ruang kelas baru. Dengan dibangunnya RKB ini, maka akses warga yang sembilan kepala keluarga itu akan tertutup,” kata Sujiwo di sela peninjauan.
Lokasi Rencana Pembangunan RKB melintasi akses Jalan Warga setempat
Sujiwo menyatakan sekolah dengan berbagai programnya harus tetap berjalan. Dan saat yang sama kepentingan warga pun wajib diperhatikan. Dengan terbangunnya RKB nanti, maka akses warga akan tertutup. Terkait hal itu, ia mengungkapkan pemerintah kabupaten akan menyiapkan akses untuk keluar-masuk warga. 

“Nah, solusinya kita bangun jembatan kemudian nanti kita bangun lagi jalan semen ke sana.  Akhirnya bisa keluarlah warga tembus ke jalan raya. Nah ketika ini terbangun, maka solusinya sudah ada,” sebutnya.

Sujiwo melanjutkan, nantinya wakil rakyat daerah pemilihan setempat dan kepala desa akan memberikan pemahaman kepada warga terkait solusi tersebut. Di mana jalan keluar telah diambil pemerintah daerah demi kepentingan dunia pendidikan tanpa mengesampingkan kebutuhan warga.  

“Bahwasanya tidak ada niatan pemerintah daerah untuk mengisolasi warga, tetapi ini karena memang untuk kepentingan dunia pendidikan yaitu akan dibangunnya ruang kelas baru yang secara otomatis akses warga akan tertutup. Secara tidak sengaja tertutup aksesnya,” terangnya.

Kepala Sekolah SD Negeri 39 Siti Muhdiati mengatakan kehadiran Wakil Bupati Sujiwo di sekolahnya agar ada solusi mengenai pemindahan jalan akses warga yang berada di bagian belakang sekolah. Ia menyebut warga tidak mempermalahkan pemindahan jalan akses. Namun persoalannya adalah pemindahan jalan tersebut membutuhkan biaya. 

“Kalau masalah masyarakat itu sudah oke. Tidak jadi masalah. Nah, yang menjadi kendala bagi kami itu bagaimana cara menganggarkannya dan kapan bisa dipindahkan. Kan itu bukan kewenangan kepala sekolah,” ucapnya.

Siti mengungkapkan dirinya telah berkomunikasi dengan kepala desa dan camat. Bahkan camat pun sudah meninjau lokasi bersama tokoh masyarakat setempat. Namun menurutnya hingga dua tahun ia menjabat kepala sekolah SD Negeri 39, belum ada ada solusi yang didapat.

“Sampai saya sudah tugas di sini dua tahun, nah rumah warga semakin bertambah. Saya khawatir kelak siapapun pemimpinnya di sekolah ini, itu kan harus dipikirkan tentang keselamatan anak-anak sekolah,” sebutnya. (ro/tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini