-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDDUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Kapolda Kalbar dan Pangdam XII/Tpr besuk Korban Kericuhan 22 Mei Di Pontianak

Redaksi author photo


Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Didi Haryono dan Pangdam XII/Tpr Mayjen (TNI) Herman Asaribab saat besuk Korban

Pontianak (Kalbar News) - Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Drs Didi Haryono SH MH dan Pangdam XII/Tpr, Mayjen (TNI) Herman Asaribab besuk Anggota Polisi dan TNI yang terluka saat pengamanan kerusuhan 22 Mei di Pontianak Timur, Rabu (23/05/2019).

Tampak juga Danlantamal serta Danlanud Supadio turut bersama-sama menjenguk anggota TNI dan POLRI yang dirawat di Rumah Sakit Kartika Husada dan Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak.

"Kami keluarga besar Polda Kalbar dan Kodam XII tanjungpura, berharap pada kepada anggota untuk tetap semangat, dan keluarganya untuk tetap bersabar mendampinginya," ujar Kapolda.

Kapolda menyatakan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Dinas dan dibantu oleh Pemerintah Provinsi Kalbar.

"Pembiayaannya Itu ditanggung semua oleh Dinas, apalagi ada BPJS, jangan khawatir," ucapnya.


Saat Kericuhan tersebut Aparat Keamanan menangkap 203 orang pengunjuk rasa yang diketahui terlibat dalam kerusuhan tersebut.

"Untuk di Kalbar, ada 3 anggota tertembak saat membubarkan massa, antara lain Bripda Aldiono, Ipda Agus S, dan Brigadir Sarifin Ahyar. Aldiono yang berasal dari Satuan Sabhara Polda Kalbar mengalami luka tembak di tungkai bawah kanan, Agus yang juga berasal dari satuan yang sama terluka di kaki kanan, sedangkan Sarifin adalah anggota Satuan Restik Polres Mempawah tertembak di paha kiri,” jelas Kapolda.

Peristiwa itu terjadi saat ketiganya tengah mengurai massa di Kecamatan Pontianak Timur pada Rabu kemarin. Ia menyebut luka tembak yang diderita 3 polisi itu berasal dari arah massa yang diduga menggunakan senjata api rakitan.


"Seorang anggota TNI, Kapten Arm Tri S, Danramil Sui Kakap juga terkena lemparan batu mengakibatkan robek pada pelipis,"jelaa Kapolda.


Kapolda mengatakan Jembatan Tol 1 sudah dapat dibuka untuk umum dan beberapa petugas Polri-TNI tetap berjaga-jaga di beberapa simpang titik rawan di wilayah pontianak timur.

"Situasi Kamis pagi sudah relatif aman, kondusif dan masyarakat sudah bisa beraktifitas melalui jalur Jembatan Tol Kapuas kembali," tutupnya.(tim liputan)

Editor : Heri K
Komentar Anda

Berita Terkini