-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Tradisi Ziarah makam Kesultanan Batu Layang Pontianak warga Sungai Ambawang

Redaksi author photo
Ratusan Warga Ikuti Ziarah Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang Pontianak Utara

Kubu Raya (Kalbar News) - Ziarah Ke Makam Kesultanan Batu Layang Pontianak merupakan tradisi dalam setiap Perayaan Hari Raya Idul Fitri atau di Bulan Syawal Tahun Hijriah, khususnya bagi masyarakat Dusun Sampang Baru Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.

Hal ini di sampaikan Mubassyir Qulub Tokoh Pemuda yang juga Koordinator Rombongan Ziarah kali ini, Mubasir mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan Setiap tahunnya.

“Masyarkat melakukan ziarah kubur di makam kesultanan Pontinak, tepatnya di Batu Layang Siantan. Tradisi ini menjadi hal yang wajib bagi masyarakat Desa lingga, karena ziarah ini selain mencari barokah, juga membangun rasa kebersamaan antar masyarakat, baik itu anak-anak, pemuda ataupun tokoh masyarakat,” Ujarnya.

Ziarah kubur di makam kesultanan Pontianak juga merupakan bentuk penghormatan bagi Sultan Syarif Abdurrahman Alqadri selaku pendiri Kota Pontianak, yang juga merupakan ulama besar di Pontianak Kalimantan Barat.

 “sudah sepatutnya kita mengenang jasa-jasa beliau dengan datang dan berziarah ke makam beliau” Imbuh Mubassyir Qulub.
 
Ratusan Warga ikuti Ziarah Makam Kesultanan Pontianak menggunakan Motor Air
Selain mengandung nilai-nilai relegius, tradisi ini juga memiliki keunikan tersendiri dimana, masyarakat Desa Lingga menggunakan Motor Air atau sering disebut Motor klotok dengan menempuh perjalanan sekitar 2 jam Lebih dari Desa lingga menuju Makam kesultanan Pontianak.

Motor Air menjadi alat tranportasi utama warga Desa Lingga ketika mau ke kota 15 tahun yg lalu. Kegiatan ziarah kubur ini juga bagian dari pengenalan siapa sebenarnya pendiri Kota Pontianak khususnya bagi anak-anak terkait dengan sejarah Pontianak yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat.

Setelah ziarah dari Batu Layang kegiatan ini di lanjutkan ke Masjid Sultan Abdurrahman Kampung dalam Pontianak untuk melakukan shalat berjamaah sekaligus belajar sejarah singkat tentang pendiri kota Pontianak ini. (tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini