![]() |
| Ratusan warga berdesak-desakan untuk membeli bawang putih yang didistribusikan oleh Pemkot Pontianak di Pasar Flamboyan (mad) |
Pontianak
(Kalbar News) - Ratusan masyarakat Kota Pontianak berdesakan memperebutkan 60
ton bawang putih dalam operasi pasar yang dilakukan oleh Pemkot Pontianak,
bahkan nyaris ricuh. Operasi pasar dilakukan di Pasar Flamboyan, Pontianak, Kalimantan
Barat, Selasa (30/5/2017).
Ratusan warga ini rela berdesakan untuk mendapatkan
harga bawang putih yang dijual Rp 30 ribu per kilogram, bahkan tidak sdikit warga yang sudah menunggu
dibukanya operasi pasar sejak pagi, tak ayal saat walikota pontianak mulai
membuka pintu gudang penyimpanan bawang putih yang baru tiba pada senin malam
di pasar flaboyan, ratusan warga inipun saling dorong dan menyerbu petugas untuk membeli bawang
putih sebanyak satu karung atau 20
kilogram perorang
Tampak
kekecewaan warga, lantaran petugas hanya melayani para pedagang yang membeli dengan
jumlah lebih banyak sementara warga yang ingin membeli dalam jumlah terbatas
diabaikan. Karena kondisinya tidak memungkinkan, jumlah peminat terus bertambah.
Petugas akhirnya mengambil langkah melayani pula pembelian secara eceran dengan
harga sama dengan pedagang yaitu 30 ribu rupiah per kilogram.
“Informasinya
tidak jelas, operasi pasar ini untuk
warga atau untuk pedagang, begitu bawang putih datang ternyata hanya
diperuntukkan untuk pedagang saja,” ujar salah seorang warga Ratih Larasati
Menurut
Ratih, seharusnya sebelum pelaksanaan operasi pasar ini, pemerintah dapat
mensosialisasikan dan menginformasikan dengan jelas, bawang putih dijual hanya
kepada pedagang, sehingga warga tidak ikut mengantri mengantri dan berdesakan
Dalam
operasi pasar itu tampak sejumlah pejabat daerah turun langsung memantau proses
pendristribusian bawang putih termasuk wakil gubernur kalbar, Cristiandy
Sanjaya.
Menurut
Christiandy seharusnya agenda distribusi bawang putih itu memang hanya untuk
para pedagang , dengan harapan stok di pasar tercukupi dan harga bawang putih
kembali normal yang sebelumnya melonjak naik
“Bawang
putih ini, kita distribusikan memang untuk
pedagang, karena dijual perkarung. Masak warga belinya sekarung , Jika masih
dibutuhkan lagi akan didrop terus sampai normal,” Kata Crhristiandy Sanjaya
Ia
menambahkan, dalam beberapa pekan terakhir ini, meman terjadi kelangkaan
pasokan bawang putih di Kalimantan
Barat. Kondisi ini menyebabkan melonjaknya harga bawang putih bahkan mencapai Rp100 ribu per kilogram.
“Pasokan
bawang putih yang didistribusikan ini, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pasar
sehingga harga kembali stabil,” pungkasnya (mad)
Editor : Edi Suhairul
