Ketua Umum PASI Kalbar 2026-2030 siap Tingkatkan Prestasi Melalui Kolaborasi

Editor: leoian790@gmail.com author photo



KALBARNEWS.CO.ID PONTIANAK - Ongky Lesmana, tokoh muda energik yang selama ini dikenal sebagai seorang penggerak olahraga, ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2026-2030 secara aklamasi. Penetapan dilakukan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PASI Kalbar 2026 yang berlangsung di Aula Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Selasa (29/9/2026) malam WIB.

Penetapan Ongky Lesmana menjadi puncak rangkaian Musprov PASI Kalbar setelah sebelumnya Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) menyatakan hanya satu bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi untuk maju dalam proses pemilihan. Musprov tersebut dihadiri perwakilan Pengurus Kabupaten/Pengurus Kota (Pengkab/Pengkot) PASI se-Kalimantan Barat. Dalam penyampaian di forum, disebutkan terdapat 11 kabupaten/kota yang memiliki hak suara, sementara 10 di antaranya hadir dalam Musprov.

Ketua Umum Pengprov PASI Kalbar periode 2022-2026, Eka Kurniawan, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya Musprov sekaligus berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan pembinaan atlet secara lebih baik. Ia menekankan pentingnya merangkul seluruh potensi yang ada di tingkat kabupaten dan kota, termasuk para pengurus serta pemangku kepentingan lainnya.

“Harapannya kepengurusan yang akan datang bisa terus meningkatkan prestasi atlet dengan berbagai formulasi pembinaan terbaik. Termasuk merangkul seluruh potensi-potensi kepengurusan Pengkot/Pengkab dan stakeholder lainnya,” kata Eka, yang secara resmi menjabat dua periode sejak 2018. 

Usai ditetapkan sebagai Ketum Pengprov PASI Kalbar periode 2026-2030, Ongky Lesmana menyampaikan pentingnya membangun kolaborasi dengan seluruh Pengkab dan Pengkot PASI di Kalbar. Menurutnya, kepengurusan baru tidak hanya harus fokus mempertahankan capaian atlet yang sudah berprestasi, tetapi juga memperluas pembinaan terhadap atlet-atlet potensial lainnya. Ia mengatakan prestasi atlet Kalbar harus terus didorong agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

“Bagaimana PASI ini kita saling berkolaborasi kabupaten kota yang ada di Kalbar. Tentunya kita harus punya prestasi yang tinggi di tingkat nasional,” ujarnya dalam Musprov.

Ongky juga menyinggung adanya atlet Kalbar yang telah berprestasi di tingkat internasional. Menurutnya, capaian tersebut perlu terus dikembangkan, namun pembinaan tidak boleh berhenti hanya pada atlet yang telah lebih dahulu berprestasi.

“Yang berprestasi itu yang harus kita angkat terus dan menjadi bagian kita. Jangan hanya itu saja, pasti ada pembinaan dari yang lain. Kita libatkan pengurus lain yang mungkin punya potensi, kita rangkul semua,” katanya.

Semangat kolaborasi tersebut menjadi salah satu fokus yang disampaikan Ongky setelah dirinya dipercaya memimpin PASI Kalbar untuk periode empat tahun ke depan.

Sebelum Musprov berlangsung, proses penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketum PASI Kalbar sempat menjadi perhatian setelah muncul pertanyaan dari Tim Pemenangan Thomas Budiman mengenai mekanisme pembentukan TPP dan proses verifikasi calon.

Menanggapi hal tersebut, Ketua TPP Calon Ketua Umum PASI Kalbar, Mimi Haetami, memberikan penjelasan mengenai tahapan yang telah dilakukan panitia. Mimi menegaskan bahwa proses penjaringan dan verifikasi dilaksanakan berdasarkan mekanisme, tata tertib, serta jadwal yang telah ditetapkan.

Tahapan pendaftaran bakal calon berlangsung pada 1–9 September 2026. Selanjutnya, pengembalian formulir dilakukan pada 10–13 September 2026. Dalam periode tersebut, terdapat dua bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran, yakni Ongki Lesmana dan Thomas Budiman.

Mimi menyebut Ongki mengembalikan formulir pada 11 September, sedangkan Thomas pada 12 September 2026. Setelah menerima dokumen dari kedua bakal calon, TPP melakukan verifikasi pada 14–16 September 2026. Hasil verifikasi kemudian diumumkan pada 16 September sekitar pukul 16.00 WIB dan dilaporkan kepada Pengurus Besar (PB) PASI di Jakarta.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 12 persyaratan yang ditetapkan dalam tata tertib Musprov, TPP menyatakan berkas Ongki Lesmana memenuhi seluruh ketentuan. Sementara itu, dokumen yang diajukan Thomas Budiman dinyatakan masih memiliki persoalan pada sejumlah persyaratan, khususnya terkait dokumen dukungan calon.

“Dari hasil verifikasi terhadap kedua pendaftar, berkas persyaratan yang diajukan Bapak Ongki Lesmana dinyatakan lengkap seluruhnya sehingga kami nyatakan lolos. Sementara untuk Bapak Thomas Budiman, terdapat beberapa dokumen berkenaan dengan syarat dukungan calon yang menjadi perhatian TPP karena adanya kejanggalan,” ungkap Mimi.

Menurut Mimi, salah satu ketentuan yang harus dipenuhi bakal calon adalah memperoleh dukungan tertulis sekurang-kurangnya dari lima Pengkab/Pengkot PASI yang memiliki surat keputusan (SK) kepengurusan yang sah dan masih berlaku hingga pelaksanaan Musprov pada 29 September 2026.

Mimi mengatakan seluruh alasan dan berita acara hasil verifikasi telah disampaikan kepada masing-masing bakal calon serta dipaparkan kepada PB PASI di Jakarta. TPP menyatakan terdapat 12 persyaratan yang menjadi dasar pemeriksaan terhadap bakal calon Ketua Umum PASI Kalbar. Persyaratan tersebut meliputi: Memenuhi kriteria umum sebagai Ketua PASI Kalbar. Berstatus Warga Negara Indonesia dengan bukti KTP. Mengisi formulir sesuai AD/ART PASI. Menyatakan kesanggupan melakukan terobosan dalam penggalangan dana dan pemenuhan kebutuhan pembinaan prestasi. Lalu menyatakan kesanggupan menjalankan program kerja berskala daerah, nasional hingga internasional. Menyampaikan daftar riwayat hidup. Berdomisili di Ibu Kota Provinsi Kalbar, yaitu Pontianak.

Mengajukan surat kesediaan secara tertulis. Memiliki izin tertulis dari atasan langsung bagi pendaftar yang berstatus ASN, TNI atau Polri. Mendapat dukungan tertulis minimal dari lima Pengkab/Pengkot PASI yang memiliki SK aktif saat Musprov. Bersedia menyampaikan visi dan misi pada saat Musprov dan wajib hadir secara langsung dalam pelaksanaan Musprov PASI Kalbar 2026. Dengan hasil verifikasi tersebut, Ongky Lesmana menjadi satu-satunya bakal calon yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan untuk mengikuti proses Musprov.

Setelah proses Musprov selesai, perhatian selanjutnya tertuju pada program kepengurusan PASI Kalbar periode 2026–2030. Ongky menyampaikan bahwa peningkatan prestasi harus dilakukan melalui kerja bersama antara Pengprov, Pengkab/Pengkot, atlet, pelatih, serta pemangku kepentingan lainnya. Selain mempertahankan atlet yang telah berprestasi, pembinaan terhadap atlet potensial di daerah juga dinilai perlu diperkuat agar regenerasi atlet berjalan berkelanjutan.

Seluruh jajaran pengurus di berbagai tingkatan, pelatih, atlet, dan stakeholder pun berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan upaya peningkatan prestasi dengan menghadirkan pola pembinaan yang sesuai kebutuhan atlet. 

Share:
Komentar

Berita Terkini