Kebakaran Lahan Terjadi di Sekadau Hilir, Petugas Padamkan Api hingga Dini Hari
KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) — Kebakaran lahan terjadi di Dusun Kemawan RT 019/RW 004, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2026).
Kebakaran terjadi di area perkebunan milik warga dengan luas lahan sekitar 2 hektare. Api diketahui warga sekitar pukul 17.00 WIB dan kemudian dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 19.52 WIB.
“Petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat,” kata Eko.
Menurutnya, regu pemadam berangkat pada pukul 20.14 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.36 WIB. Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan lainnya.
Selain pemadaman, petugas melakukan penguraian untuk mencari titik api maupun sumber bara yang masih menyala. Pemeriksaan juga dilakukan di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Akses menuju lokasi berupa jalan tanah dengan batuan lepas sehingga menyulitkan mobilisasi kendaraan pemadam.
“Kendala lainnya adalah sumber air yang cukup jauh dari titik api. Petugas harus melakukan upaya pembersihan parit di sekitar lokasi untuk mendapatkan pasokan air tambahan,” jelas Eko.
Kegiatan pemadaman berlangsung hingga pukul 01.35 WIB. Petugas kemudian menghentikan kegiatan karena jauhnya sumber air yang menyulitkan proses pengisian ulang air untuk mendukung proses pemadaman.
Eko menyebut luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan secara keseluruhan. Sementara penyebab kebakaran juga masih belum diketahui.
Eko mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas, khususnya di kawasan yang rawan terjadi kebakaran. Apabila kembali melihat adanya kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.(Al)
Editor : Aan