KALBARNEWS.CO.ID (KAPUAS HULU) - Kapuas Hulu benahi mesin birokrasi. Sebanyak 58 Aparatur Sipil Negara ASN resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan S.H., M.H., Jumat 19/6/2026 pukul 08.00 WIB di Aula Gedung Pelayanan Satu Atap Putussibau.Jabatan Itu Amanah Bupati Fransiskus Lantik 58 ASN Kapuas Hulu Butuh Pemimpin Penggerak, Bukan Penunggu Kursi
Pelantikan juga mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, hingga Pejabat Fungsional. Sebuah langkah strategis Pemkab untuk memperkuat organisasi, menata SDM, dan menaikkan kualitas pelayanan publik ke masyarakat.
Hadir mendampingi Wakil Bupati Sukardi, unsur Forkopimda, Sekda, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, rohaniawan, dan undangan lainnya. Suasana khidmat terasa sejak pembacaan sumpah jabatan menggema di ruangan.
Dari 58 ASN yang dilantik, pengisian jabatan dilakukan lewat 3 mekanisme mutasi, pengangkatan baru, dan pengukuhan. Semua sudah melalui tahapan sesuai peraturan perundang-undangan.
Bupati Fransiskus menegaskan, khusus untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama prosesnya objektif tanpa titip-titipan. “Kami laksanakan uji kompetensi yang menilai 3 aspek: manajerial, teknis, dan sosial kultural. Siapa yang mampu, dialah yang dipercaya memimpin,” tegasnya.
Ini sinyal kuat Kapuas Hulu ingin birokrasi yang meritokrasi. Jabatan diberikan ke yang kompeten, bukan karena kedekatan.
Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus mengingatkan 58 pejabat baru bahwa jabatan bukan hadiah, tapi amanah dan kepercayaan rakyat.
“Jabatan merupakan amanah dan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Terapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam tugas sehari-hari: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif,” pesannya.
Khusus kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, Bupati minta tampil sebagai motor penggerak perubahan. Jangan jadi “penunggu kursi”. Harus berani bikin inovasi, memotong birokrasi berbelit, dan menghadirkan pelayanan yang cepat ke desa-desa.
Untuk pejabat fungsional, Bupati berpesan terus upgrade kompetensi. “Jadi ahli di bidangnya. Karena tata kelola pemerintahan yang baik lahir dari kerja profesional ASN fungsional di lapangan,” ujarnya.
Bupati juga menekankan makna sumpah/janji jabatan. Itu bukan formalitas. Itu janji kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Saya minta buktikan sumpah itu lewat prestasi kerja nyata. Kerja cepat, kerja tuntas, kerja yang dirasakan masyarakat. Itu yang akan mempercepat pembangunan dan menaikkan kesejahteraan warga Kapuas Hulu,” tegas Bupati.
Menurutnya, masyarakat tidak butuh janji manis. Mereka butuh jalan mulus, izin cepat, kesehatan terlayani, dan pendidikan yang merata. Semua itu muaranya ada di kinerja ASN.
Dengan dilantiknya 58 ASN ini, Pemkab berharap roda pemerintahan makin solid. Pejabat lama yang dimutasi diharapkan membawa pengalaman baru ke OPD barunya. Pejabat baru diharapkan membawa semangat dan ide segar.
Bupati menutup sambutannya dengan ucapan selamat Selamat bertugas. Jalankan amanah dengan integritas, loyalitas, dan tanggung jawab penuh. Berikan pengabdian terbaik untuk Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan masyarakat kita.(Dulhadi)
Editor : Aan