BMKG: Awal Juli Curah Hujan Kalbar Menurun, Tiga Daerah Waspadai Kekeringan
KALBARNEWSCO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat memprediksi curah hujan di wilayah Kalbar akan menurun pada Dasarian I Juli 2026 (1–10 Juli) dibandingkan periode sebelumnya.
Berdasarkan analisis BMKG, curah hujan pada akhir Juni masih berada pada kategori rendah hingga menengah, dengan kisaran 11–150 mm per dasarian. Sementara pada awal Juli, curah hujan diperkirakan turun menjadi 20–50 mm per dasarian, dengan sifat hujan bawah normal hingga normal.BMKG menyebutkan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan kategori rendah.
Namun, Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, dan Kubu Raya menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi mengalami curah hujan rendah, sehingga meningkatkan risiko munculnya kekeringan dan titik panas.
Sementara itu, BMKG tidak memprediksi adanya wilayah di Kalimantan Barat yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada periode tersebut.
Masyarakat, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan rendah, diimbau menggunakan air secara bijak, mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta tidak melakukan pembakaran lahan.
BMKG juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim terbaru sebagai langkah antisipasi menghadapi perubahan kondisi cuaca. (Tim Liputan)
Editor : Aan