Belanja Pegawai Capai 39 Persen, Bupati Sintang Dorong OPD Kreatif Cari Sumber Pendanaan

Editor: Redaksi author photo

Belanja Pegawai Capai 39 Persen, Bupati Sintang Dorong OPD Kreatif Cari Sumber Pendanaan
KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG)  – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala membuka kegiatan Verifikasi Akhir atas Rancangan Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2027 di Aula Bappeda Sintang, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda Sintang tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Dalam arahannya, Bupati Gregorius Herkulanus Bala menyoroti tingginya porsi belanja pegawai dalam APBD Kabupaten Sintang Tahun 2026 yang mencapai 39 persen, atau lebih tinggi dari ketentuan ideal sebesar 30 persen.

"Saya sebagai orang yang memegang jabatan politik sebenarnya ingin output APBD Kabupaten Sintang berpihak kepada masyarakat dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Sintang," ujar Gregorius.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) tanpa mengabaikan kepentingan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Karena itu, Gregorius mendorong seluruh OPD untuk bekerja lebih maksimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta aktif mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat.

"Saya selalu mendorong ASN dan OPD yang mengelola PAD untuk terus bekerja maksimal menghasilkan pendapatan. OPD yang mampu mencari sumber pembiayaan dari pemerintah pusat juga sangat saya dukung dalam rangka membiayai pembangunan di Kabupaten Sintang," katanya.

Menurutnya, upaya meningkatkan pendapatan daerah harus berjalan seiring dengan tingginya belanja pegawai. Dengan demikian, kebutuhan pembangunan tetap dapat dibiayai tanpa mengganggu kesejahteraan ASN.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sintang akan kesulitan membangun apabila hanya mengandalkan APBD tanpa berupaya mendatangkan anggaran dari luar daerah, terutama dari kementerian dan lembaga pemerintah pusat.

"Kita akan susah membangun kalau tidak mampu mendatangkan anggaran dari luar. Anggaran tidak mungkin datang kalau kita hanya berdoa, tetapi harus dibarengi dengan upaya yang sungguh-sungguh," tegasnya.

Gregorius juga meminta seluruh OPD menyiapkan data, informasi, dan proposal yang berkualitas untuk diajukan kepada pemerintah pusat.

"Siapkan data, informasi, dan proposal yang bagus. Saya akan menandatangani proposal tersebut, lalu kita perjuangkan bersama-sama. Saya sudah berjuang ke sana kemari, ada yang berhasil dan ada yang belum. Namun kita harus terus berupaya," ujarnya.

Selain itu, ia meminta OPD yang memiliki kewenangan mengelola pendapatan daerah untuk menghadirkan inovasi baru guna meningkatkan PAD.

"Saya ingin OPD yang mengelola pendapatan melakukan terobosan yang jitu untuk meningkatkan PAD. Jangan berjalan datar saja, harus ada inovasi yang mampu memberikan hasil nyata bagi daerah," pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini