Hendrika Resmi Pimpin P2D Sintang Periode 2026–2030

Editor: Redaksi author photo

Hendrika Resmi Pimpin P2D Sintang Periode 2026–2030

KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG)
  – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (9/5/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua DPD P2D Kalimantan Barat, Fransiska Editawaty Soeryamassoeka.

Dalam pelantikan tersebut, Dr. Hendrika resmi dipercaya memimpin DPC P2D Kabupaten Sintang periode 2026–2030. Kegiatan itu mengusung tema “Memperkuat Persatuan, Melestarikan Adat Budaya dan Meningkatkan Peran Perempuan dalam Sosial Kemasyarakatan.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, unsur Forkopimda, Ketua GOW Sintang Ny. Erni Ronny, Kepala Bakesbangpol Sintang Abdul Syufriadi, Wakil Ketua DAD Kabupaten Sintang sekaligus Ketua Panitia Gawai Dayak Sintang 2026 Toni, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Adapun susunan pengurus yang dilantik yakni Hendrika sebagai Ketua, Sum Julia sebagai Sekretaris, dan Eva Aprinandez sebagai Bendahara.

Dalam sambutannya, Hendrika menegaskan kesiapan jajaran pengurus untuk menjalankan visi dan misi organisasi, sekaligus berkomitmen melestarikan adat istiadat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan Dayak.

Ia mengatakan, P2D harus mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak, khususnya perempuan Dayak. Menurutnya, organisasi tersebut juga harus hadir dalam menyikapi berbagai persoalan sosial di daerah.

“Ke depan, kami akan membentuk kepengurusan P2D di 14 kecamatan di Kabupaten Sintang. Kami juga meminta dukungan dan bimbingan dari pemerintah daerah, Dewan Adat Dayak, serta P2D tingkat provinsi. Mari bergandengan tangan membangun Kabupaten Sintang,” ajak Hendrika.

Sementara itu, Ketua DPD P2D Kalbar, Fransiska Editawaty Soeryamassoeka, menjelaskan bahwa P2D Kalbar merupakan organisasi sayap Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat yang telah berdiri sejak 1996.

Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran penting dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan Dayak. Ia menilai para pengurus yang dilantik merupakan sosok pilihan yang diharapkan mampu mengayomi dan memperjuangkan kepentingan perempuan Dayak.

Fransiska berharap kepengurusan baru P2D Sintang di bawah kepemimpinan Hendrika dapat menjalankan organisasi secara aktif, solid, dan berkelanjutan. Ia juga meminta seluruh pengurus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah, DAD, dan seluruh elemen masyarakat.

“Jadikan P2D sebagai wadah yang benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh perempuan Dayak,” pesannya.

Ketua panitia kegiatan, Rosa Trifina, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah memfasilitasi tempat dan konsumsi kegiatan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras. Apabila masih terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung, kami mohon maaf,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Ketua DPC P2D Sintang demisioner, Yustina, secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada pengurus yang baru. Ia berharap kepengurusan P2D Sintang ke depan dapat terus berkembang mengikuti dinamika zaman dan semakin memperkuat peran perempuan Dayak dalam pembangunan daerah.

Menurut Yustina, P2D harus mampu berperan aktif dalam pemerintahan dan pembangunan guna membentuk sumber daya manusia perempuan Dayak yang berkualitas. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama masa kepemimpinannya. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini